floating-Terhimpit Puing-puing...
Terhimpit Puing-puing Beton, Jasad Santri Ponpes Al Khoziny Ditemukan Dalam Posisi Sedang Sujud
Terhimpit Puing-puing...
Terhimpit Puing-puing Beton, Jasad Santri Ponpes Al Khoziny Ditemukan Dalam Posisi Sedang Sujud
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 10:37 WIB
SIDOARJO - Jasad seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur yang menjadi salah satu korban meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan musala ditemukan pada Kamis (3/10/2025). Korban yang diidentifikasi bernama Rafi Catur Okta Mulya (17), diketemukan dalam posisi sedang sujud terhimpit puing-puing beton.

Kondisi korban yang sedang sujud ini terkait peristiwa runtuhnya bangunan musala berlantai empat itu terjadi tepat saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Asar berjamaah di lantai 1. Saat bangunan lantai 4 yang baru saja selesai dicor ambruk, mereka yang berada di lantai 1 tertimpa dan terjebak puing-puing cor beton bangunan.

Baca juga: 58 Orang Masih Terjebak Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, BNPB: Tidak Ada Tanda-tanda Kehidupan

Jasad Rafi Catur Okta Mulya ditemukan di zona A1, yang berada dekat pintu masuk musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Saat ditemukan, posisi jasad Rafi berdekatan dengan Syahlendra Haical (13), santri yang selamat dan berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.

“Jadi korban yang ditemukan sujud itu hitam (meninggal). Itu yang sebelah-sebelahan sama Haical, korban selamat,” kata Direktur Operasi Basarnas sekaligus SAR Mission Coordinator Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, dikutip Jumat (3/10/2025).

Setelah berhasil dievakuasi, jasad Rafi dibawa dengan ambulans ke RS Siti Hajar untuk diidentifikasi. Sedangkan Haical dibawa ke RSUD Sidoarjo.

Baca juga: Puluhan Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Masih Terjepit, Tim Evakuasi Berburu Waktu

Evakuasi Rafi dilakukan terlebih dahulu, baru selanjutnya menyelamatkan Haical karena posisi keduanya berdampingan.

“Itu yang hitam, yang sebelahan sama Haical. Kita kan tadinya mau mengambil itu, karena tidak bisa harus lewat situ. Akhirnya kita tarik yang itu,” ungkap Yudhi.

Reruntuhan beton dan bangunan yang labil membuat tim SAR gabungan harus ekstra waspada dan berhati-hati dalam mengevakuasi korban.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU