JAKARTA - Deretan
Wadanjen Kopassus dari masa ke masa menarik diulas. Selain peran sentral Danjen Kopassus, tugas Wakil Komandan Jenderal Kopassus cukup penting untuk mendampingi komandan utama Korps Baret Merah.
Sejumlah perwira tinggi TNI pernah menjabat posisi Wadanjen Kopassus, kemudian melanjutkan kariernya di militer maupun pemerintahan. Sebut saja, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso yang sukses menjabat Gubernur DKI Jakarta selama dua periode.
Baca juga: Profil Wakil Panglima Kopassus Brigjen TNI Ferdial Lubis, Jenderal Korps Baret Merah Alumni Akmil 1998 Diketahui, Kopassus merupakan satuan elite di TNI AD yang telah terlibat dalam berbagai operasi penting di dalam maupun luar negeri.
Peran Penting Wadanjen Kopassus
Wadanjen Kopassus adalah jabatan strategis yang bertanggung jawab untuk membantu dan mendampingi Danjen dalam menjalankan operasi organisasi. Karena seringkali membawa mereka ke jabatan prestisius lainnya di Angkatan Darat, posisi ini menjadi salah satu titik loncatan penting dalam karier perwira tinggi TNI AD.
Dari Sutiyoso hingga Ferdial Lubis
Letjen TNI (Purn) Sutiyoso adalah salah satu dari banyak nama yang pernah menjadi Wadanjen Kopassus. Sebelum diangkat menjadi Pangdam Jaya dan Gubernur DKI Jakarta, dia menjabat Wadanjen Kopassus pada awal 1990-an.
Sutiyoso dikenal luas sebagai perwira tinggi TNI yang berhasil memasukkan pengalaman militernya ke dunia politik.
Mayjen TNI Achiruddin Darojat juga pernah menjabat Wadanjen Kopassus periode 2022 hingga 2023. Setelah itu, kariernya berkembang hingga dipercaya sebagai Danpaspampres dan Pangdam IV/Diponegoro.
Nama lainnya,Mayjen TNI Yudha Airlangga yang pernah menjabat Wadanjen Kopassus. Yudha saat ini menjabat Dankoopsus TNI.
Pada Mei 2025, Mayjen TNI Ferdial Lubis resmi diangkat menjadi Wadanjen Kopassus yang ke-13. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1998 ini dikenal sebagai perwira muda dengan karier yang mentereng. Penunjukan Ferdial Lubis juga menandai pergeseran kepemimpinan di tubuh Kopassus.
Perubahan Nomenklatur
Menariknya, nomenklatur jabatan Kopassus diubah pada tahun 2025. Danjen sekarang bertanggung jawab sebagai Panglima Kopassus dan Wadanjen bertanggung jawab sebagai Wakil Panglima Kopassus. Perubahan ini menunjukkan upaya untuk merevitalisasi organisasi di tubuh pasukan elite TNI AD.
Jejak Karier dan Pengaruh
Banyak mantan Wadanjen Kopassus yang kemudian menduduki jabatan penting baik di TNI maupun luar militer. Hal ini menunjukkan bahwa posisi ini bukan hanya membantu, tetapi juga menjadi pijakan penting bagi karier perwira tinggi Angkatan Darat.
Perjalanan sejarah mantan Wadanjen Kopassus dari Sutiyoso hingga Ferdial Lubis menunjukkan perubahan dan regenerasi di tubuh pasukan elite TNI AD.
MG/Tasya Rosmalina(jon)