floating-Purbaya Ditodong Gubernur...
Purbaya Ditodong Gubernur buat Bayarin Gaji ASN Daerah, Begini Jawabannya
Purbaya Ditodong Gubernur...
Purbaya Ditodong Gubernur buat Bayarin Gaji ASN Daerah, Begini Jawabannya
Selasa, 07 Oktober 2025 - 19:16 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, bahwa pihaknya belum memutuskan apakah gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat. Hal ini sempat disinggung saat pertemuan Menkeu dengan para gubernur melalui Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

Soal pemerintah pusat bayarin gaji ASN daerah, Purbaya menegaskan bakal menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN )terlebih dahulu. Baca Juga: Purbaya Diprotes Gubernur Se-Indonesia usai Sunat Transfer ke Daerah: Minta Semuanya Ditanggung

“Gaji apa? Oh, belum kita putuskan. Kalau dia minta semuanya ditanggung saya, itu normal. Permintaan normal. Tapi kan kita hitung kemampuan APBN saya seperti apa,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Purbaya menjelaskan, kondisi ekonomi nasional yang cenderung melambat dalam sembilan bulan pertama tahun ini menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan kebijakan fiskal, termasuk pembiayaan gaji ASN.

“Apalagi ini kan 9 bulan pertama kan ekonominya melambat. Ya naik turun, tapi turun terus kan. Jadi kalau diminta sekarang ya pasti saya nggak bisa. Kecuali saya tembus rasio defisit ke PDB di atas 3 persen,” jelasnya.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa menjaga disiplin fiskal tetap menjadi prioritas pemerintah agar kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga.

“Tapi nanti yang ribut, Bloomberg ada? Reuters nggak ada? Mereka yang ribut. Mereka akan bilang Indonesia tidak urgent walaupun Amerika semuanya gitu ya. Mereka (media asing) akan menunjuk saya, menteri nggak becus. Jadi saya jaga itu,” kata Purbaya.

Lanjut Purbaya menambahkan, saat ini pemerintah fokus mengoptimalkan belanja dan pendapatan negara, sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program ekonomi.

Salah satunya melalui pembentukan tim percepatan program pemerintah untuk mengatasi hambatan birokrasi di lapangan. Baca Juga: Purbaya Jawab Protes Kepala Daerah Soal Pemotongan Transfer: Uang Daerah Sebenarnya Bertambah

“Saya optimalkan belanja, saya optimalkan pendapatan. Saya hilangkan gangguan di bisnis. Lagi sedang kita buat tim percepatan program pemerintah. Di sini nanti ada, salah satunya ada The Bottle Necking,” ungkapnya.

Menurut Purbaya, tim tersebut akan menampung langsung pengaduan dari pelaku usaha dan pemangku kepentingan, serta menyelesaikan berbagai kasus hambatan investasi dan bisnis secara cepat.

“Saya akan terima pengaduan dari semuanya. Pebisnis, saya akan rapat satu hari dari pagi sampai sore. Putusin satu-satu kasus. Harusnya sehari bisa enam sampai tujuh kasus. Itu akan menarik sekali,” ujarnya.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China