JAKARTA - Menteri Sekretataris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menepis bahwa
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajukan sejumlah nama untuk masuk sebagai anggota
Komite Reformasi Polri. Saat ini anggota Komite Reformasi Polri telah ditetapkan dan sama sekali tidak ada usulan atau titipan dari Kapolri.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menyatakan hal yang sama dan menilai ada upaya menggiring opini yang sangat menyesatkan.
Baca juga: Reformasi Polri Harus Menyeluruh dan Mendasar "Kami melihat ada pihak yang sengaja menggiring opini bahwa ada anggota Komite Reformasi Polri titipan Kapolri. Narasi yang disebarkan itu sangat menyesatkan " katanya, Jumat (10/10/2025).
Edi Hasibuan menyebut, semua anggota Komite Reformasi Polri nantinya murni penujukan Presiden Prabowo Subianto. Edi meyakini semua tokoh yang masuk dalam Komiter Reformasi Polri adalah sosok yang profesional.
"Kita percaya semua tokoh komite yang ditunjuk ini adalah sosok yang profesional dan paham tentang kinerja dan perkembangan kepolisian. Sebaiknya kita tunggu saja siapa-siapa mereka. Kami meniasi tidak ada gunanya menyebar narasi yang menyesatkan masyarakat," kata mantan anggota Kompolnas ini.
Baca juga: Reformasi Kepolisian, Polri Tegaskan Terbuka Terima Semua Kritik Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) ini menambahkan, ke depan Tim Komite Reformasi Polri bentukan Presiden ini diharapkan bisa mremberikan kontribusi besar terhadap Polri.
Seperti diketahui Preaiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan mengumumkan dan melantik anggota Komite Reformasi Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada pekan ini.
Sejumlah tokoh nasional dikabarkan masuk dalam susunan Komiter Reformasi Polri seperti mantan Menko Polhukam Mahfud MD dan mantan Ketua MK Jimly Asshiddique.
(shf)