floating-Trump Bakal Berlakukan...
Trump Bakal Berlakukan Tarif 100% ke China, Ancaman Perang Dagang Kembali Menggema
Trump Bakal Berlakukan...
Trump Bakal Berlakukan Tarif 100% ke China, Ancaman Perang Dagang Kembali Menggema
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:21 WIB
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah mengatakan, bahwa dirinya akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 100% untuk impor dari China mulai bulan depan. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengutarakan, AS juga akan memberlakukan kontrol ekspor pada perangkat lunak kritis.

Dalam unggahan sebelumnya pada hari Jumat (10/10) Trump merespons langkah Beijing minggu ini yang memperketat peraturan ekspor logam tanah jarang. Ia menuduh China "telah menjadi musuh" dan mencoba menahan dunia "sebagai tawanan".

Baca Juga: Tarif Trump 50% ke India Diramal Bakal Berbalik Bikin BRICS Makin Besar

Selain itu Trump mengancam untuk menarik diri dari pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping. Meski Ia mengaku belum membatalkannya, tetapi Trump belum mengetahui secara pasti "apakah kita akan mengadakannya".

"Saya akan tetap hadir," ujarnya kepada wartawan di Gedung Putih.

Pasar keuangan langsung turun pasca pernyataan Trump tersebut, dimana indeks S&P 500 ditutup turun 2,7%, untuk menjadi pelemahan terbesar sejak April. Seperti diketahui bahwa China mendominasi produksi tanah jarang dan beberapa bahan penting lainnya, yang merupakan komponen utama dalam pembuatan mobil, ponsel pintar, dan banyak barang lainnya.

Terakhir kali Beijing memperketat kontrol ekspor-setelah Trump menaikkan tarif atas barang-barang China di awal tahun ini-. Aksi itu memicu protes dari banyak perusahaan AS yang bergantung pada mineral tersebut. Bahkan pabrikan mobil Ford sampai harus menghentikan sementara produksinya.

Selain memperketat aturan ekspor tanah jarang, China juga membuka penyelidikan monopoli terhadap perusahaan teknologi AS Qualcomm yang bisa menunda akuisisinya terhadap produsen chip lain. Meskipun Qualcomm berbasis di AS, sebagian besar bisnisnya terkonsentrasi di China.

Beijing juga mengatakan bakal mengenakan biaya pelabuhan baru kepada kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan AS, termasuk yang dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan AS. "Ada beberapa hal yang sangat aneh terjadi di Tiongkok!" tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Jumat.

"Mereka menjadi sangat bermusuhan." AS dan China telah berada dalam ketegangan perdagangan yang rapuh sejak Mei, ketika kedua belah pihak sepakat untuk mencabut tarif tiga digit pada barang-barang satu sama lain yang hampir menghentikan perdagangan antara kedua negara.

Baca Juga: Penadah Minyak Rusia Diancam AS, Apakah China Bernasib Sama dengan India

Kebijakan tersebut membuat tarif AS atas barang-barang China menghadapi tambahan bea 30% dibandingkan dengan awal tahun, sementara barang-barang AS yang masuk ke China dikenakan tarif baru 10%.

Para pejabat telah mengadakan serangkaian pertemuan sejak saat itu mengenai berbagai hal termasuk TikTok, pembelian produk pertanian, serta perdagangan logam tanah jarang dan teknologi canggih seperti semikonduktor. Kedua belah pihak diperkirakan akan bertemu lagi bulan ini dalam sebuah KTT di Korea Selatan.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran