JAKARTA - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama UMKM Sahabat Sandi kembali menghadirkan pelatihan usaha. Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) dari berbagai wilayah di Jakarta.
Workshop bertajuk 'Baking Kekinian Raih Cuan dari Usaha Rumahan' ini digelar di Aula Attaqwa Sriwijaya, Jalan Jenggala II, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Fokus utama pelatihan kali ini adalah pembuatan kue klappertaart—makanan berbasis kelapa khas Manado yang tengah populer dan memiliki potensi pasar tinggi.
Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk membuka akses pelatihan wirausaha, terutama bagi perempuan, guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Baca juga: Dorong UMKM Bersaing di Kancah Global, Pemprov DKI Gelar Choose Jakarta di Paris “Yayasan Indonesia Setara percaya masyarakat yang maju adalah yang memiliki kesempatan setara dalam berkarier, berkarya, dan mandiri secara ekonomi, terutama bagi perempuan,” ujar Sandiaga dalam pembukaan acara seperti tertulis dalam siaran pers, Minggu (12/10/2025).
Selain belajar membuat klappertaart dari dasar hingga siap jual, peserta juga dibekali dengan materi seputar standarisasi resep dan ukuran porsi.
Lebih jauh, pelatihan ini juga mengintegrasikan keterampilan digital melalui sesi pemasaran berbasis media sosial dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Para peserta diajak langsung mempraktikkan pembuatan konten promosi dan mengelola pre-order produk melalui platform digital.
Baca juga: Memperkuat Jantung Ekonomi Bangsa: Kisah Sukses UMKM di Jatim Fest 2025 Dalam sesi "kick-off", para ibu rumah tangga yang menjadi peserta bahkan ditantang untuk langsung membuat konten pembukaan pesanan (open pre-order) di media sosial masing-masing. "Langsung praktik, jualan, bisa langsung cuan," ungkapnya.
Pelatih baking sekaligus pelaku UMKM Sahabat Sandi, Ethy Wirdaningsih menjelaskan pelatihan akan dilanjutkan dengan sesi pendampingan intensif selama tiga minggu. Pendampingan ini bertujuan untuk mengatasi tantangan peserta dalam memulai dan mengembangkan usaha.
Peserta juga akan dibimbing dan berlatih membuat konten promosi, mengoptimalkan strategi digital marketing, serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari.
“Kami akan mendampingi peserta secara langsung dalam praktik usaha harian mereka. Mereka bisa berdiskusi, bertanya, dan mendapatkan masukan yang bisa langsung diterapkan,” tutup Ethy.
(cip)