floating-Selesai Dibangun, Pabrik...
Selesai Dibangun, Pabrik TEI Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal di Demak
Selesai Dibangun, Pabrik...
Selesai Dibangun, Pabrik TEI Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal di Demak
Minggu, 12 Oktober 2025 - 21:49 WIB
DEMAK - Pabrik milik Tunas Esta Indonesia (TEI) anak perusahaan PT Esta Indonesia Tbk di Demak, Jawa Tengah telah selesai dibangun. Rencananya pabrik baru ini bakal menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare, ini akan mengolah sarang burung walet yang berkualitas dan kebersihan sangat tinggi. Fasilitas ini mendorong peningkatan kapasitas produksi perusahaan hingga 200% per tahun.

Baca juga: Bea Cukai Ketapang Lepas Ekspor Sarang Burung Walet 39,75 Kilogram ke China

Pabrik tersebut akan mengaplikasikan teknologi canggih guna memastikan standar operasional yang tertinggi yang ramah lingkungan. Yang terpenting, pabrik baru ini, seperti halnya pabrik Esta Indonesia, akan memenuhi persyaratan pembeli internasional.

TEI diproyeksikan mampu menyerap hingga 1.000 tenaga kerja, menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar kawasan pabrik.

Pabrik baru ini dirancang khusus untuk memproduksi skala besar guna menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas kapasitas produksi, memenuhi permintaan tahun 2026 yang besar, serta membuka peluang ekspansi ke segmen segmen baru yang potensial.

Baca juga: Purbaya Sebut IMF Puji Ekonomi Indonesia, Ini Rahasianya

Permintaan ekspor sarang burung walet Indonesia ke China mengalami peningkatan tajam dalam kuartal empat (Q4) tahun ini. "Permintaan ekspor sarang burung walet di China bulan ini sangat tinggi, perusahaan kami sampai hampir kehabisan stok bahan baku. Pabrik baru di Demak yang sudah siap beroperasi menjadi momentum yang pas untuk memenuhi permintaan,” ucap Direktur Operasional PT TEI, Nurul Rachmawati, Minggu (12/10/2025).

Dia menyebut, consumer spending di China diperkirakan meningkat pada 2026, didorong oleh kebijakan stimulus pemerintah, naiknya pendapatan kelas menengah, dan pertumbuhan e-commerce. Selain itu, periode pascapandemi telah memicu peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebugaran, yang mendorong peningkatan konsumsi pada produk dan layanan yang berkaitan dengan gaya hidup sehat, termasuk sarang burung walet.

Kehadiran pabrik ini diharapkan akan membantu pemenuhan permintaan China yang melejit di tahun depan. Ditambah dengan jatuhnya perayaan Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year pada Februari 2026.

"Dengan kapasitas pabrik baru yang dimiliki anak Perusahaan ini, diproyeksikan akan mendongkrak revenue NEST hingga 300%. Permintaan sarang burung walet dari pembeli akan melejit tahun depan. Ditambah lagi Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh di bulan Februari,” ujarnya.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Pabrik Kembang Api China...
Pabrik Kembang Api China Meledak Tewaskan 21 Orang, Penampakannya Bak Medan Perang