floating-Pemerintah RI Kepincut...
Pemerintah RI Kepincut Mobil Listrik Xiaomi SU7 yang Baru Saja Kecelakaan dan Bikin Saham Xiaomi Anjlok
Pemerintah RI Kepincut...
Pemerintah RI Kepincut Mobil Listrik Xiaomi SU7 yang Baru Saja Kecelakaan dan Bikin Saham Xiaomi Anjlok
Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:45 WIB
CHINA - Di saat saham Xiaomi Corp anjlok tajam hingga 8,7% di bursa Hong Kong akibat insiden fatal mobil listrik SU7, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita justru secara terbuka "melamar" raksasa teknologi China tersebut untuk memboyong mobil kontroversial itu ke pasar otomotif tanah air.

Langkah ini menciptakan paradoks: di satu sisi mengejar investasi teknologi canggih, di sisi lain berpotensi mengabaikan sinyal bahaya keselamatan yang baru saja mengguncang pasar global.

'Rayuan' Investasi di Tengah Krisis Citra

Dalam pertemuan bilateral di Shanghai, Menperin Agus Gumiwang secara eksplisit menyampaikan ketertarikan pemerintah terhadap sedan listrik Xiaomi SU7 kepada Associate Government Affairs Director Xiaomi, Jon Dove.

Tergiur oleh angka penjualan yang fantastis di China, pemerintah mendorong Xiaomi untuk segera membawa teknologinya ke Indonesia.

"Kami mengetahui bahwa Xiaomi telah meluncurkan produk kendaraan listrik berperforma tinggi, yaitu Xiaomi SU7. Kami mendorong agar Xiaomi dapat menjajaki investasi pada sektor kendaraan ramah lingkungan di Indonesia," kata Agus seperti dikutip dalam laman resmi Kemenperin.

"Kami mendorong Xiaomi agar segera menyampaikan business plan yang rinci untuk lima tahun ke depan, guna merealisasikan rencana investasi baru di Indonesia."

Namun, "rayuan" investasi ini datang pada saat yang sangat genting. Pasar baru saja menghukum Xiaomi setelah kecelakaan fatal pada 13 Oktober di Chengdu, di mana fitur pintu elektronik SU7 diduga gagal berfungsi dan memerangkap seorang pengemudi berusia 31 tahun di dalam mobil yang terbakar hingga tewas.

Insiden ini tidak hanya memicu aksi jual masif yang menghapus nilai pasar perusahaan, tetapi juga menyalakan alarm global mengenai keamanan fundamental desain pintu elektronik yang kini diadopsi luas.

Regulator di China saat ini sedang mempertimbangkan larangan total terhadap gagang pintu elektronik, dan NHTSA di AS sedang menginvestigasi 174.000 unit Tesla dengan teknologi serupa. Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari Xiaomi terkait undangantersebut.
(dan)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Xiaomi Kunlun EREV,...
Xiaomi Kunlun EREV, SUV Tiga Baris Mulai Tes Jalan