floating-Adab Utang Piutang dalam...
Adab Utang Piutang dalam Islam, Cek di Sini Saja
Adab Utang Piutang dalam...
Adab Utang Piutang dalam Islam, Cek di Sini Saja
Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:32 WIB
Dalam urusan utang piutang , ada adab yang harus diperhatikan agar tidak ada yang dizalimi atau dirugikan. Apa dan bagaimana adab-adab nya tersebut? Berikut penjelasannya:

Dalam Islam, utang dikenal dengan sebutan Al-Qardh. Secara etimologi berarti memotong, sedangkan menurut syar'i bermakna memberikan harta dengan dasar kasih sayang kepada siapa saja yang membutuhkan dan akan dimanfaatkan dengan benar. Yang mana pada suatu saat nanti harta tersebut akan dikembalikan lagi kepada orang yang memberikannya.

11 Hal dan Adab-adab terkait Utang Piutang

1. Mencatat Transaksi Utang Piutang

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ


Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya." (QS Al-Baqarah: 282)

2. Jangan Pernah Berniat Tidak Melunasi Utang

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‌‏أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِيَ اللَّهَ سَارِقًا


Artinya: "Siapa saja yang berutang, sedang ia berniat tidak melunasi utangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang pencuri." (HR Ibnu Majah, hasan shahih)

3. Menanamkan Rasa Takut Jika Tidak Bayar Utang

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ "‏ يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ


Artinya: "Semua dosa orang yang mati syahid diampuni kecuali utangnya". (HR Muslim)

Baca juga: Ayat-ayat Al Quran yang Bisa Dijadikan Doa Pelunas Utang, Simak di Sini!

4. Jangan Merasa Tenang Kalau Masih Punya Utang

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِيَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ


Artinya: "Barangsiapa mati dan masih berutang satu dinar atau dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena di sana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham." (HR Ibnu Majah)

5. Jangan Menunda-nunda Membayar Utang

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ "‏ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ، فَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ


Artinya: "Menunda-nunda (bayar utang) bagi orang yang mampu (bayar) adalah kezaliman." (HR Al-Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)

6. Jangan Pernah Menunggu Ditagih Dulu Baru Bayar Utang

[َarabOpen]قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ أَعْطُوهُ فَإِنَّ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ أَحْسَنَهُمْ قَضَ


Artinya: "Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran utang." (HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)

7. Jangan Mempersulit dan Banyak Alasan Dalam Pembayaran Utang

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ "‏ أَدْخَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلاً كَانَ سَهْلاً مُشْتَرِيًا وَبَائِعًا وَقَاضِيًا وَمُقْتَضِيًا الْجَن


Rasulullah SAW bersabda: "Allah 'Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi utang." (HR An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)

8. Jangan Meremehkan Utang Meskipun Sedikit

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ‏ "‏ نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ


Artinya: "Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada utangnya sampai utangnya dibayarkan." (HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

9. Jangan Pernah Berbohong kepada Pihak yang Memberi Utang

قَالَ ‏"‏ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَف


Artinya: "Sesungguhnya, ketika seseorang berutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkar." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

10. Jangan Pernah Berjanji Jika Tidak Mampu Memenuhinya

...وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ ۖ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَس


Artinya: "...Dan penuhilah janji karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawaban.." (QS Al-Israa': 34)

11. Jangan Lupa Mendoakan Orang yang Telah Memberi Utang

وَمَنْ آتَى إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَعْلَمُوا أَنْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ


Artinya: "Barang siapa telah berbuat kebaikan kepadamu, balaslah kebaikannya itu."

"Jika engkau tidak menemukan apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdoalah untuknya sampai engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya." (HR An-Nasa'i dan Abu Dawud)

Baca juga: Dalil Al Quran dalam Urusan Utang Piutang, Kaum Muslim Wajib Tahu!
(wid)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri