floating-Dukung Family Office,...
Dukung Family Office, Purbaya: Syaratnya Tak Libatkan APBN dan Perkuat Devisa
Dukung Family Office,...
Dukung Family Office, Purbaya: Syaratnya Tak Libatkan APBN dan Perkuat Devisa
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 08:34 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, dukungannya terhadap rencana pembentukan family office di Indonesia. Namun, Purbaya memberikan syarat tegas bahwa implementasi ide tersebut tidak boleh melibatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ).

Purbaya melihat family office, yang diketahui memiliki fungsi menampung kekayaan keluarga konglomerat, dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia, terutama dalam memperkuat likuiditas valuta asing.

"Kalau dia uang dari luar negeri, biar aja. Paling nggak memperkuat cadangan devisa kita," ungkap Purbaya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16/10).

Baca Juga: Mengenal Family Office, Usulan Luhut tapi Ditolak Purbaya

Meskipun mengaku belum mendiskusikan rencana pembentukan family office secara detail, Purbaya menjelaskan bahwa pada dasarnya family office berfungsi menampung uang dari luar negeri tanpa harus diketahui asal-usulnya. Sebuah mekanisme yang disebutnya tidak merugikan dari sisi penerimaan pajak.

"Kalau uang dari luar negeri kan pengemplang pajak, kalau enggak masuk juga enggak ada pajaknya. Kalau masuk juga, untuk saya, zero sum game, nol," jelasnya.

Baca Juga: 3 Family Office Terbesar di Dunia, Kelola Aset Miliaran Dolar

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan family office tidak akan berkaitan dengan anggaran negara, hal yang juga sejalan dengan pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya.

"Itu kan programnya enggak ada urusan sama APBN dengan Kementerian Keuangan," pungkas Purbaya.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek