JAKARTA - Satu tahun pemerintahan
Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memperlihatkan keseriusan dalam membangun sektor
pendidikan nasional. Pemerintah menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dengan anggaran terbesar sepanjang sejarah untuk memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Kebijakan pendidikan di era Presiden Prabowo menunjukkan arah yang jelas dan berorientasi pada pemerataan akses, peningkatan mutu, serta kesejahteraan guru.
Baca juga: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Stabilitas Ekonomi dan Diplomasi Global Menguat “Pemerintahan Presiden Prabowo memahami bahwa pendidikan adalah jantung kemajuan bangsa. Investasi besar di bidang ini adalah langkah strategis untuk mencetak SDM unggul,” kata Dosen Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau, Dr. Azizil Fikri M dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Menurutnya, sejumlah program prioritas seperti Sekolah Rakyat (SR) bagi anak kurang mampu, renovasi masif sekolah rusak, serta pembangunan SMA unggulan berasrama di setiap kabupaten/kota menjadi bukti nyata komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas.
"Tak hanya itu, peningkatan kesejahteraan guru juga menjadi fokus penting. Pemerintah menaikkan gaji, menyalurkan tunjangan langsung tanpa potongan, dan memperkuat pelatihan serta sertifikasi bagi guru agar siap menghadapi tantangan pendidikan digital", urainya.
Baca juga: Langit Jakarta Tercemar, BRIN Ungkap Air Hujan Mengandung Mikroplastik
Ia pun apresiasi pemerintah fokus pada pembangunan pendidikan vokasi dan STEM. “Fokus pada pendidikan vokasi dan STEM adalah langkah tepat untuk menyiapkan tenaga ahli dan teknolog masa depan,” imbuhnya.
Azizil juga mengapresiasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya berpengaruh besar terhadap peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar anak.
"Kebijakan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pendidikan dan pemenuhan gizi anak bangsa", tandasnya.
Selain itu, hadirnya peraturan pemerintah turut memperkuat perlindungan anak dari ancaman dunia maya serta memperkuat pendidikan karakter di era digital.
“Dalam satu tahun pertama, pemerintahan Prabowo–Gibran sudah meletakkan pondasi yang kuat bagi reformasi pendidikan nasional. Fokus pada akses, mutu, dan kesejahteraan pendidik merupakan arah strategis menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
(shf)