floating-Menkop Ferry Inginkan...
Menkop Ferry Inginkan GP Ansor Jadi Penggerak Koperasi Merah Putih
Menkop Ferry Inginkan...
Menkop Ferry Inginkan GP Ansor Jadi Penggerak Koperasi Merah Putih
Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:07 WIB
BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pembentukan 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Program besar ini merupakan langkah strategis untuk mengembalikan arah sistem ekonomi nasional kepada prinsip Ekonomi Pancasila.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam Diskusi Panel yang digelar Gerakan Pemuda Ansor ( GP Ansor ) di Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini. Ia menegaskan, GP Ansor akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat gerakan koperasi rakyat. Baca juga: Kemenkop Buka Ribuan Loker untuk Koperasi Merah Putih, Gaji Rp8 Juta

“Presiden ingin mengembalikan arah kebijakan ekonomi kita, bukan lagi ekonomi liberal atau kapitalistik, tapi ekonomi konstitusional — Ekonomi Pancasila. Koperasi harus kembali menjadi sokoguru perekonomian nasional, dan GP Ansor akan menjadi motor penggerak utama di lapangan,” ujar Ferry di hadapan ratusan kader Ansor dan perwakilan Koperasi Merah Putih se-Indonesia.

Menurut Ferry, GP Ansor memiliki jejaring kuat hingga tingkat desa dan beranggotakan para pemuda yang sudah terbukti berkomitmen pada penguatan ekonomi umat. Karena itu, peran organisasi ini sangat penting dalam pendampingan, pelatihan, dan pengelolaan koperasi di tingkat akar rumput.

“Gerakan ini tidak bisa berjalan hanya dengan birokrasi. Diperlukan kader-kader muda yang siap turun langsung ke masyarakat. Ansor memiliki energi itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembentukan koperasi desa bukan sekadar program pemerintah. Koperasi desa merupakan gerakan negara untuk memperkuat ekonomi rakyat dan membebaskan masyarakat desa dari jeratan tengkulak dan ketimpangan harga.

“Presiden mendapat inspirasi dari sejarah kakeknya, Pak Margono Djojohadikusumo, yang bersama Bung Hatta merancang konsep koperasi desa dalam Pembangunan Semesta Berencana," lanjutnya.

Kementerian Koperasi, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai langkah konkret seperti pembangunan gudang, gerai sembako, klinik desa, serta unit simpan pinjam di bawah pengelolaan koperasi. Koperasi juga akan diberi kewenangan untuk mengelola sumber daya alam, termasuk tambang mineral hingga 2.500 hektare dan sumur minyak rakyat.

“Untuk pertama kalinya, koperasi diberi kesempatan mengelola tambang dan sumur minyak rakyat, dengan syarat anggotanya adalah masyarakat setempat," tegasnya.

Selain itu, Ferry mengungkapkan bahwa GP Ansor akan dilibatkan dalam pelatihan manajemen koperasi, penguatan SDM, dan pengawasan penggunaan dana koperasi agar berjalan akuntabel. “Kami ingin kader Ansor menjadi agen perubahan ekonomi kerakyatan. Bukan sekadar penggerak sosial, tapi juga penggerak ekonomi bangsa,” tambahnya. Baca juga: Ansor Luncurkan Kelompok Usaha Gotong Royong di 22.800 Desa

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara GP Ansor, Kementerian Koperasi, BUMN, dan TNI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur koperasi. “TNI siap mendukung pembangunan gudang dan gerai koperasi melalui operasi militer non-perang. Ini bukan proyek biasa — ini gerakan negara, dan Ansor menjadi mitra strategisnya,” tandasnya.

Menutup pidatonya, Ferry menyerukan agar seluruh kader Ansor di daerah menjadi pelopor koperasi desa.

“Gotong royong bukan hanya bekerja bersama, tapi berbagi manfaat bersama. Itulah semangat koperasi dan semangat santri yang harus kita hidupkan lagi," ujarnya.
(poe)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan