floating-Media Vietnam Bicara...
Media Vietnam Bicara Peluang Park Hang-seo Latih Timnas Indonesia
Media Vietnam Bicara...
Media Vietnam Bicara Peluang Park Hang-seo Latih Timnas Indonesia
Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:19 WIB
Isu bergabungnya Park Hang-seo sebagai pelatih baru Timnas Indonesia ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir. Namun, media Vietnam, Soha.vn, justru menilai peluang tersebut sangat kecil. Menurut mereka, pelatih asal Korea Selatan itu sudah melewati masa puncak kariernya dan tak lagi tertarik membuktikan diri di Asia Tenggara.

Seperti diketahui, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia saat ini masih kosong setelah Patrick Kluivert resmi diberhentikan oleh PSSI. Sejumlah nama disebut sebagai kandidat kuat pengganti, mulai dari Shin Tae-yong, Timur Kapadze, hingga Park Hang-seo. Bahkan, nama Park juga dikaitkan dengan posisi pelatih kepala di Timnas Thailand, yang baru saja berpisah dengan Masatada Ishii.

Namun, Soha meyakini bahwa Park tidak akan menerima tawaran dari Indonesia maupun Thailand. “Meski namanya kini santer disebut di media Thailand dan Indonesia, kemungkinan Park Hang-seo menerima tawaran melatih kedua negara itu sangat kecil. Di usia 68 tahun, ia sudah melewati masa puncak kariernya, dan yang lebih penting, ia tidak lagi merasa perlu membuktikan apa pun di Asia Tenggara,” tulis Soha pada Rabu (22/10/2025).

Media tersebut menilai bahwa Park sudah cukup puas dengan apa yang ia capai bersama Vietnam, di mana ia berhasil membawa The Golden Star Warriors menembus level tertinggi sepak bola Asia Tenggara — termasuk final Piala Asia U-23, gelar Piala AFF 2018, dan tiket ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Lebih jauh, Soha juga mengungkap alasan lain mengapa Park dinilai enggan melatih Indonesia, yakni karena tidak sesuai dengan filosofi kepelatihannya. Menurut mereka, PSSI cenderung mengambil “jalan pintas” ketimbang membangun tim secara jangka panjang.

“Alasan lain yang membuatnya enggan kembali melatih adalah situasi berisiko di Thailand dan Indonesia. Di Indonesia, meski tengah naik daun berkat kebijakan naturalisasi pemain berdarah Eropa, cara kerja federasi kerap membuat banyak pelatih asing berpikir dua kali,” tulis Soha.

Media itu menyoroti keputusan PSSI yang memecat dua pelatih beruntun, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, meski keduanya sempat menunjukkan progres positif.

“PSSI tampak menjalankan strategi ‘jalan pintas’, mengorbankan stabilitas demi ambisi tampil di Piala Dunia 2026 — sesuatu yang bertentangan dengan filosofi Park Hang-seo yang mengutamakan pembangunan jangka panjang dan kesinambungan,” tutup Soha.

Dengan demikian, kecil kemungkinan publik sepak bola Indonesia akan melihat Park Hang-seo kembali menakhodai tim Asia Tenggara dalam waktu dekat. Namun, nama sang pelatih legendaris tetap menjadi topik menarik di tengah kekosongan kursi pelatih Timnas Indonesia.
(sto)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik