JAKARTA - Lembaga independen pengujian keselamatan kendaraan Asia Tenggara, ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries), telah merilis laporan hasil uji tabrak komprehensif untuk unit sedan listrik, BYD Seal.
Dalam serangkaian pengujian ketat, kendaraan ini berhasil menunjukkan tingkat perlindungan tinggi dan divalidasi dengan peringkat keselamatan tertinggi, yakni Bintang 5.
BYD Seal mencatatkan perolehan skor total tertimbang yang sangat impresif, mencapai 92,07 poin. Pencapaian ini didukung oleh performa solid di empat pilar penilaian utama:
Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP): Mencatatkan skor 38,44 poin.
Perlindungan Penumpang Anak (COP): Mencatatkan skor 16,60 poin.
Bantuan Keselamatan (SA): Mencatatkan skor 19,52 poin.
Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS): Mencatatkan skor 17,50 poin.
Standardisasi Teknologi Keselamatan Jadi Faktor Kunci
Tingginya skor yang diraih BYD Seal, khususnya pada pilar Bantuan Keselamatan (SA), tidak terlepas dari strategi BYD yang menyematkan portofolio fitur keselamatan canggih sebagai perlengkapan standar di seluruh varian yang dipasarkan di kawasan Asia Tenggara.
Secara teknis, BYD Seal dilengkapi dengan spesifikasi keselamatan pasif mumpuni, termasuk sembilan (9) airbag, Electronic Stability Control (ESC), dan Anti-lock Braking System (ABS).
Selain itu, paket teknologi Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS) yang menjadi standar meliputi:
Autonomous Emergency Braking (AEB) City, Inter-Urban, dan Pedestrian
Lane Departure Warning (LDW)
Lane Keep Assist (LKA)
Forward Collision Warning (FCW)
Blind Spot Detection (BSD)
Auto High Beam (AHB)
Pedestrian Protection (PP)
Kursi anak ISOFIX
AEB untuk sepeda motor
Pihak ASEAN NCAP secara khusus memberikan apresiasi terhadap komitmen BYD dalam menstandardisasi teknologi keselamatan di semua lini produknya, sebuah langkah yang dinilai strategis untuk pasar regional.
"Kami mengapresiasi komitmen BYD terhadap keselamatan jalan raya, terbukti dengan penyertaan berbagai fitur keselamatan kendaraan yang signifikan pada model-modelnya," bunyi pernyataan resmi ASEAN NCAP dalam keterangan resminya.
Lembaga tersebut menambahkan, "Hal ini terlihat jelas pada model terbaru mereka, BYD Seal, yang mayoritas teknologinya tersedia sebagai perlengkapan standar di semua variannya. ASEAN NCAP bangga atas pencapaian BYD dan berharap merek ini akan terus mendorong peningkatan keselamatan kendaraan bagi seluruh pengguna jalan di kawasan ASEAN."
Hasil ASEAN NCAP BYD Seal
Nilai Jual Standardisasi: Data paling signifikan dari rilis ini adalah konfirmasi bahwa fitur ADAS (seperti AEB, LKA, BSD) dan 9 airbag adalah perlengkapan standar. Ini adalah proposisi nilai (value proposition) yang sangat kuat. BYD tidak lagi menjual keselamatan sebagai opsi tambahan yang mahal, melainkan sebagai paket dasar. Skor SA yang tinggi (19,52 poin) adalah bukti langsung efektivitas paket standar ini.
Proteksi Komprehensif: Skor AOP (38,44 poin) dan COP (16,60 poin) menunjukkan bahwa struktur sasis dan restraint system (sabuk pengaman dan airbag) berfungsi optimal dalam melindungi penumpang dewasa dan anak-anak saat terjadi benturan.
Relevansi Pasar ASEAN: Perolehan skor tinggi pada pilar Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS) sebesar 17,50 poin sangat relevan. Ini mengindikasikan bahwa sensor dan sistem AEB kendaraan telah dikalibrasi secara efektif untuk mendeteksi dan merespons pengendara sepeda motor, yang merupakan pengguna jalan paling rentan di kawasan Asia Tenggara.
(dan)