floating-Petisi Batalkan TKA...
Petisi Batalkan TKA 2025 Capai Ratusan Ribu Tanda Tangan, Kemendikdasmen Buka Suara
Petisi Batalkan TKA...
Petisi Batalkan TKA 2025 Capai Ratusan Ribu Tanda Tangan, Kemendikdasmen Buka Suara
Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:52 WIB
JAKARTA - Sebuah petisi daring yang menuntut pembatalan Tes Kemampuan Akademik (TKA) telah mengumpulkan lebih dari ratusan ribu tanda tangan dan angkanya terus bertambah.

Petisi ini dibuka oleh akun bernama Siswa Agit di platform Change.org dan mendapat perhatian luas di kalangan pelajar SMA sederajat.

Dilihat pada laman Change.org, petisi pembatalan TKA itu sudah ditandatangani sebanyak 171.159 tanda tangan.Dalam petisi berjudul “Batalkan Pelaksanaan TKA 2025”, Siswa Agit menuliskan keresahan yang dirasakan banyak siswa menjelang ujian nasional versi baru itu. Ia menilai TKA hadir terlalu mendadak, dengan waktu persiapan yang sangat singkat, sementara siswa baru saja beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka.

Baca juga: Kemendikdasmen Sediakan Jadwal TKA Susulan untuk Peserta dengan Kondisi Khusus

“Sebagai salah satu dari banyak siswa yang akan menghadapi TKA 2025, saya dan teman-teman seangkatan merasakan keprihatinan yang mendalam. Sistem baru ini tidak hanya menambah tekanan, tetapi juga mempermainkan masa depan pendidikan kami,” tulis Siswa Agit dalam petisinya.

Menurutnya, kebijakan TKA diumumkan secara tiba-tiba tanpa sosialisasi yang memadai. TKA untuk jenjang SMA pertama kali dikabarkan dan diresmikan pada 8 Juni 2025, sementara dokumen resmi baru terbit pada 14 Juli 2025. Artinya, para guru dan siswa hanya memiliki waktu sekitar 3,5 bulan atau 112 hari untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan pada 3–6 November 2025.

Selain persoalan waktu, cakupan materi yang terlalu luas dan ketidakjelasan kisi-kisi soal juga dianggap menambah beban siswa. Banyak sekolah disebut belum memberikan dukungan atau fasilitas belajar yang memadai, bahkan sebagian siswa mengaku harus belajar mandiri tanpa bimbingan yang jelas.

Baca juga: TKA SMA Digelar Awal November, PGRI Dorong Guru dan Murid Jaga Integritas

“Kurikulum Merdeka dan TKA bukan kombinasi yang baik. Banyak guru tidak mengajar secara optimal, sementara materi tidak merata antar sekolah. Kami hanya punya waktu singkat untuk memahami format baru TKA,” lanjut petisi tersebut.

Petisi itu juga menyinggung ketimpangan antara siswa yang mampu mengikuti bimbingan belajar dan yang tidak, serta jadwal sekolah yang masih padat dengan ujian praktik menjelang TKA. Para siswa meminta pemerintah untuk meninjau ulang, menunda, atau bahkan membatalkan pelaksanaan TKA 2025, demi menciptakan sistem evaluasi yang lebih adil dan berpihak kepada peserta didik.

Tanggapan Kemendikdasmen



Menanggapi petisi tersebut, Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Prof. Toni Toharuddin, menyatakan bahwa pelaksanaan TKA tetap akan berjalan sesuai jadwal.

Baca juga: Kemendikdasmen Gelar TKA SMA agar Siswa Makin Kuasai Skill Akademik

“Kami sudah siap melaksanakan TKA pada tingkat satuan pendidikan menengah yang akan diselenggarakan pada 3–6 November 2025. Mohon doanya, kami berikhtiar untuk pendidikan berkualitas bagi semua,” ujar Prof. Toni.

Ia menambahkan, Kemendikdasmen telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan pemerintah daerah guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Menurut data terbaru, sekitar 86 persen siswa di seluruh Indonesia dipastikan akan mengikuti TKA 2025.
(nnz)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026