BANDUNG -
Industri kecantikan lima tahun belakangan memang berkembang pesat. Bahkan ke depannya juga diprediksi semakin pesat, pasalnya berdasarkan data pada tahun 2024, beauty and personal care di Indonesia mencapai USD3,2 Miliar dan diperkirakan akan mencapai USD5,5 Miliar pada tahun 2028.
CEO Soulyu Beauty,
Valencia Tanoesoedibjo memprediksi, ke depannya banyak brand lokal hingga internasional yang bermunculan karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah generasi milenilal dan generasi Z. Di mana dua generasi ini dikenal cukup konsumtif dan cukup 'melek' dengan digital marketing hingga e-commerce.
Baca juga: Antusias Ikuti iNews Media Campus Connect, Mahasiswa Unpad: Semakin Tertarik Jadi Reporter Selain itu, masyarakat Indonesia dinilai lebih peduli dengan perawatan diri (selfcare) hingga kesehatan (wellness). Misalnya saat ini salah satu olahraga yang sedang digandrungi yaitu padel, di mana sejak kemunculannya, olahraga ini langsung menarik perhatian kalangan milenial hingga gen Z.
"Indonesia ini kita masyarakatnya majority milenial dan gen Z, cukup melek dengan dital marketing dan e-commerce," ujar Valencia Tanoesoedibjo dalam sesi Beauty Zone Inews Media Group Campus Connect di Universitas Padjajaran pada Selasa (28/10/2025).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo: iNews Media Campus Connect Akan Keliling Indonesia "Juga jaman sekarang kalo dilihat, orang-orang itu lebih self aware dengan namanya selfcare, terus juga wellness. Tren ke depannya akan terus berkembang sih," tambahnya.
Terkait perkembangan tersebut, orang berlomba-lomba untuk memiliki brand kecantikan. Namun tak jarang, modal besar menjadi kendalanya.
Menurut Valencia, yang diperlukan untuk terjun ke bisnis industri kecantikan tidak melulu harus dengan modal yang besar. Ada banyak yang dapat dieksplor seperti menjadi reseller, content creator, hingga affiliate yang saat ini banyak dilakukan oleh konten kreator yang baru merintis.
Hal ini bisa menjadi kunci untuk mengetahui target pasar dari produk yang akan diciptakan, lebih jauh untuk mengenali produk apa yang akan dibuat, siapa targetnya, sehingga nantinya sudah memiliki 'modal' yang cukup jika ingin membentuk sebuah brand.
Soulyu Beauty sendiri mengikuti perkembangan industri kecantikan dengan memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Seperti dengan memastikan semua produk yang dijual adalah produk halal, mengingat mayoritas warga negara Indonesia beragama Muslim.
Selain itu Soulyu Beauty juga dikenal dengan berbagai produk kosmetik bibir (lips product) sehingga terus berinovasi mengikuti kebutuhan konsumen. Misalnya dengan menciptakan lip stain yang tidak membuat bibir kering, lip velvet yang bertekstur powdery, hingga lip gloos yang tidak lengket (non sticky) yang warnanya disesuaikan dengan kulit wanita Indonesia.
Menurut Valencia, itu lah salah satu hal yang menjadi kunci untuk dapat bertahan dan mengikuti perkembangan di bisnis produk kecantikan yang semakin digandrungi hingga tahun-tahun ke depan.
(nnz)