JAKARTA - Kursi pelatih di
Premier League memang panas. Di kompetisi sepak bola paling bergengsi dunia itu, hasil buruk beberapa pertandingan saja sudah cukup untuk mengguncang posisi seorang manajer. Berikut daftar 5 pelatih klub Liga Inggris yang terancam dipecat.
Musim 2025/2026 baru berjalan beberapa bulan, namun sudah ada sejumlah nama besar yang kehilangan pekerjaan. Setelah Ange Postecoglou didepak, kini sorotan publik mulai mengarah ke beberapa pelatih lain yang sedang kesulitan menjaga performa timnya termasuk Arne Slot dari Liverpool.
Baca Juga: 10 Pelatih Sepak Bola Terkaya di Dunia, Wayne Rooney Kantongi Rp3,5 Triliun
Berikut lima pelatih Premier League yang tengah berada di ujung tanduk.
5. Vitor Pereira (Wolverhampton Wanderers)
Pereira datang ke Wolves pada pertengahan musim lalu dengan misi berat: menyelamatkan tim dari degradasi. Ia berhasil menuntaskan tugas itu dengan membawa Wolves finis di posisi ke-16, jauh dari zona merah.
Namun, awal musim ini menjadi mimpi buruk. Dalam sepuluh laga pertama, Wolves hanya mampu mengumpulkan dua poin dan tampil tanpa kemenangan. Meskipun manajemen sempat memperpanjang kontraknya tiga tahun, tekanan dari publik kini semakin besar. Pereira harus segera menemukan cara untuk mengembalikan kepercayaan fans.
4. Marco Silva (Fulham)
Musim lalu, Marco Silva menorehkan sejarah dengan membawa Fulham mencatat poin tertinggi sepanjang kiprahnya di Premier League. Sayangnya, performa gemilang itu tak berlanjut.
Fulham kini terperosok ke papan bawah klasemen, hanya terpaut tipis dari zona degradasi. Inkonsistensi permainan membuat masa depan Silva di Craven Cottage mulai dipertanyakan. Ia harus segera menghidupkan kembali semangat tim sebelum situasi semakin memburuk.
3. Nuno Espirito Santo (West Ham United)
Nuno datang dengan harapan bisa mengangkat kembali performa West Ham, tetapi empat pertandingan pertamanya justru tanpa kemenangan. Kekalahan terbaru dari Leeds United membuat tekanan terhadapnya kian berat.
Manajemen klub disebut masih memberi waktu hingga bursa transfer Januari, namun kesabaran mereka tidak akan bertahan lama. Jika West Ham gagal bangkit dalam beberapa laga ke depan, kursi Nuno bisa jadi yang berikutnya kosong.
2. Daniel Farke (Leeds United)
Leeds United kembali ke Premier League dengan ambisi besar setelah promosi musim lalu. Namun, perjalanan mereka tidak mudah. Inkonsistensi hasil membuat Daniel Farke menghadapi tekanan berat.
Kemenangan atas West Ham memang memberi sedikit ruang bernapas, tetapi ekspektasi tinggi dari fans dan sejarah klub membuat posisinya tetap belum aman. Farke juga membawa “beban masa lalu” dari catatan kurang memuaskannya saat menangani Norwich City di kompetisi yang sama.
1. Arne Slot (Liverpool)
Nama Arne Slot kini masuk dalam daftar pelatih yang posisinya mulai terancam. Setelah enam kekalahan dari 7 laga beruntun di semua kompetisi, pelatih asal Belanda itu mulai kehilangan kepercayaan sebagian suporter Liverpool.
Padahal musim lalu, Slot sukses mempersembahkan trofi dan menampilkan gaya bermain atraktif. Namun, musim ini The Reds tampil jauh dari harapan. Serangkaian hasil negatif membuat mereka terlempar dari empat besar klasemen sementara.
Krisis cedera dan lambatnya adaptasi pemain anyar disebut menjadi penyebab utama penurunan performa. Kendati demikian, alasan itu tak akan lama menjadi pembelaan. Jika tak segera menemukan solusi, Slot bisa menjadi korban berikut dari kerasnya dunia kepelatihan Premier League.
(sto)