JAKARTA - Realestat Indonesia (REI) menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi konstruksi AutoKon untuk meningkatkan kualitas pembangunan perumahan melalui sistem digitalisasi pengawasan proyek. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata REI dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan 3 juta rumah yang menyasar kawasan pedesaan, pesisir, hingga perkotaan.
Kemitraan tersebut diharapkan dapat membantu para pengembang anggota REI membangun perumahan dengan lebih cepat, efisien, dan berkualitas melalui sistem pengawasan yang terukur. Melalui penggunaan teknologi digital, proses pemantauan dan dokumentasi proyek dapat dilakukan secara real-time dan transparan.
"REI berkomitmen untuk menyediakan produk perumahan yang berkualitas. Kolaborasi dengan AutoKon diharapkan menjadi solusi teknologi yang membantu pengembang meningkatkan efisiensi dan kualitas pembangunan, sekaligus memberikan manfaat bagi konsumen," ujar Ketua Umum REI Joko Suranto di Jakarta, Jumat (31/10/2025).
Baca Juga: PPN DTP dan Relaksasi SLIK Bangkitkan Optimisme Pasar Properti Pihaknya pun bertekad menyukseskan program 3 juta rumah dengan menjaga standar mutu perumahan nasional. AutoKon menawarkan sistem pengawasan proyek berbasis digital yang memungkinkan pengembang memantau setiap tahapan konstruksi secara sistematis. Solusi ini mendukung proses manajemen kualitas, hingga tahap serah terima rumah dari kontraktor ke pengembang dengan akuntabilitas tinggi dan pelaporan yang cepat.
Keunggulan AutoKon terletak pada metode yang sederhana dan mudah diakses, karena terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp, platform komunikasi yang telah akrab digunakan oleh masyarakat luas. Melalui aplikasi tersebut, pengembang dapat melakukan pelacakan kemajuan proyek, melengkapi dokumentasi visual, dan memperoleh laporan serah terima secara otomatis.
"AutoKon kami rancang dengan mempertimbangkan kemudahan bagi pengembang perumahan yang tidak memiliki latar belakang teknologi. Solusi ini memberikan kendali dan kecepatan tanpa kerumitan teknis," ujar CEO AutoKon, Dickson Lai.
Baca Juga: Tawarkan Bunga KPR Spesial 1,27%, Cara Bank Mandiri Dorong Daya Beli Properti Fitur utama AutoKon mencakup pemantauan kemajuan pembangunan, pelaporan kesiapan serah terima dengan dukungan dokumentasi digital, serta implementasi yang intuitif tanpa memerlukan pelatihan rumit. Sistem ini memungkinkan pengembang mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi risiko keterlambatan proyek.
(nng)