JAKARTA -
Partai Perindo menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Syukuran HUT ke-11 di Discovery Hotel Ancol, Jakarta Utara, Minggu (2/11/2025) malam. Acara ini akan membahas dan mendorong revisi Undang-Undang (UU) Pemilu.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo
Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyampaikan, forum ini digelar untuk mencermati sejumlah dinamika politik, terkhusus yang berkaitan dengan RUU Pemilu. Ia pun berkata, pihaknya telah menginisiasi pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Nonparlemen.
"Kenapa? Karena kita punya komitmen. Konteks aktivitas proses kepemiluan itu tidak hanya konteks elektoral pada tahun yang ada dan itu tidak melibatkan seluruh masyarakat yang ada. Jadi ini jangan disia-siakan," ujar Ferry.
Baca Juga: Hangat dan Guyub, Perayaan HUT ke-11 Partai Perindo Digelar DPW Sulteng Dia mendorong pembentuk UU dapat segera melakukan RUU Pemilu. Ia pun berkata, rumusan dorongan itu akan dibahas dalam Rakernas Partai Perindo. "Kami mendorong tentunya secepatnya pemerintah dan DPR yang saat ini untuk segera melakukan revisi undang-undang pemilu. Itu menjadi hal yang sangat penting juga. Dan ini nanti akan kita bahas di dalam forum rakernas," jelas Ferry.
Adapun salah satu poin substansial yang akan didorong diubah dalam RUU Pemilu yakni ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4%. Akibat ambang batas itu, ia menilai, banyak suara rakyat yang tak terkonversi menjadi kursi parlemen.
"Misalnya kalau kita bicara soal electoral number political party yang ada, itu bisa jadi cuma 1 persen. Kenapa? Karena kita punya 17,3 juta suara yang tidak terabaikan," ujar Ferry.
Harusnya, kata Ferry, pada Pemilu 2024 kalau tidak ada PT, PPP dapat 12 kursi, PSI dapat 5 kursi, Partai Perindo dapat 1 kursi. "Dan, kalau kita kumpulkan seluruh partai yang ada, 15 juta suara itu tersia-sia seperti itu," jelasnya.
Dia meyakini, banyak kader yang akan memberi penguatan ataupun tanggapan terkait dengan kondisi yang ada, terkhusus ambang batas parlemen. Ferry pun berkata, pembahasan tergantung dari kondisi yang ada.
"Insyaallah kita akan bahas juga terkait dengan soal itu. Dan nanti tergantung dinamika forum seperti apa, apakah nanti langsung spesifik atau seperti apa, nanti kita akan lakukan di sana," pungkasnya.
Rakernas dan HUT ke-11 Partai Perindo mengusung tema besar "Energi Baru Indonesia, Pemimpin Berintegritas, Kebijakan Berkualitas, Rakyat Naik Kelas."
Fokus utama rakernas kali ini adalah untuk memperkuat kapasitas kader, memperluas program ekonomi kerakyatan, dan menegaskan peran Partai Perindo sebagai motor perubahan politik yang berpihak pada rakyat.
Dalam forum ini, Partai Perindo kian menegaskan bahwa politik merupakan jalan pengabdian untuk menghadirkan kesejahteraan bagi bangsa. Partai Perindo akan merespons turunnya kepercayaan publik pada partai politik. Ada banyak hal yang akan dijalankan dan harapannya rakernas ini akan jadi momentum perbaikan institusi politik.
(zik)