floating-Kemensos Gelar Operasi...
Kemensos Gelar Operasi Katarak untuk Lansia di Kabupaten Tebo
Kemensos Gelar Operasi...
Kemensos Gelar Operasi Katarak untuk Lansia di Kabupaten Tebo
Senin, 03 November 2025 - 08:53 WIB
JAMBI - Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial ( Kemensos ) bekerja sama dengan Sentra Alyatama Jambi dan Perdami Jambi menggelar Operasi Katarak bagi para lanjut usia (lansia) dari desil 1–5. Kegiatan tersebut berlangsung di RSUD Sultan Thaha Saifuddin, Kabupaten Tebo, Jambi.

Sejak pagi, para lansia tampak berdatangan sebagian diantar keluarga, sebagian lain didampingi relawan. Mereka datang dengan satu harapan: bisa kembali melihat dunia dengan jelas. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian yang telah dimulai sejak 9 Oktober, mencakup pendaftaran, skrining visus dan biometrik, hingga operasi serta pemeriksaan pascaoperasi.

Dari 201 calon pasien yang mendaftar dari Kabupaten Tebo dan Bungo, 115 di antaranya dinyatakan layak operasi. “Kesempatan seperti ini tidak semua daerah mendapatkannya. Ini hasil kolaborasi luar biasa antara Kemensos, Perdami, pemerintah daerah, hingga pihak swasta,” ujar Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, saat membuka kegiatan tersebut, Senin (3/11/2025).

Baca juga: Kakorlantas Gaungkan Polantas Menyapa, Pengamat: Wujudkan Budaya Tertib Lalin

Nazar menyebut, kegiatan ini bukan hanya tentang pengobatan, melainkan juga bentuk nyata kepedulian lintas sektor. “Kalau dilakukan mandiri, biayanya bisa mencapai Rp10 juta per pasien. Melalui kegiatan sosial ini, beban masyarakat berkurang dan harapan baru hadir bagi mereka yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan,” tuturnya.

Selain tindakan medis, kegiatan ini juga mencakup perbaikan fasilitas dasar seperti MCK, dapur, hingga dukungan untuk lansia kurang mampu. Dukungan lintas lembaga, termasuk pemerintah daerah, menjadi bukti nyata gotong royong sosial di Kabupaten Tebo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo Sindi, menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Kami bersama-sama menghimpun data calon penerima. Alhamdulillah, hari ini ada 115 pasien yang bisa mendapatkan manfaat langsung,” jelasnya.

Baca juga: 14 Perwira TNI Dimutasi ke Unhan Akhir September 2025, Berikut Nama-namanya

Sindi menambahkan, Pemkab Tebo akan terus bersinergi dengan Kemensos untuk memperluas bantuan bagi lansia, termasuk perbaikan tempat tinggal melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi). “Data penerima bantuan masih banyak. Kita akan lihat dan tetapkan berdasarkan skala prioritas agar semua lansia bisa hidup lebih produktif dan mandiri,” tambahnya.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos Suratna, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri Sosial untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Operasi katarak ini bukan sekadar soal kesehatan mata, tapi juga soal martabat dan kemandirian. Dengan memulihkan penglihatan, para lansia dapat kembali beraktivitas dan membantu keluarganya,” tegasnya.

Suratna mengungkapkan, rasio ketergantungan lansia di Indonesia meningkat dari 15,16% pada 2020 menjadi 17 persen pada 2024. Upaya seperti ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menekan angka tersebut secara berkelanjutan.

Kepala Sentra Alyatama Jambi, Hendra Permana, menyebut kegiatan ini melibatkan delapan dokter mata serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Jambi, Pegadaian, THC, BUMD, dan BSI. “Kami memfasilitasi peserta dari daerah jauh dengan penginapan agar lebih nyaman. Selain operasi, juga ada perbaikan kamar mandi lansia dan bantuan usaha masyarakat,” jelasnya.

Hendra berharap program serupa terus berlanjut di daerah lain, sehingga kepedulian terhadap lansia semakin meningkat.

Menurut Ketua Perdami Jambi, katarak merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia. “Sekitar 80% kasus kebutaan disebabkan oleh katarak. Indonesia bahkan menjadi negara dengan angka kebutaan tertinggi di Asia Tenggara,” ujarnya.

Dia menekankan, operasi katarak tidak hanya memulihkan penglihatan, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri dan kemampuan produktif seseorang. “Perdami siap terus bekerja sama dengan Kemensos untuk memberantas katarak di Indonesia,” tegasnya.

Hopsah (60) dari Kecamatan Tanah Sepenggal. Ia datang bersama anaknya, Ismail (37), dengan penuh harap. “Kalau dari uang pribadi tidak mampu, jadi kami sangat bersyukur dengan adanya program ini,” kata Ismail sambil menggenggam tangan ibunya. Alhamdulillah, mudah-mudahan Nyai cepat sehat dan bisa melihat lagi,” ucapnya lirih.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Hindari Risiko Jatuh,...
Hindari Risiko Jatuh, Lansia Justru Tetap Perlu Olahraga