JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan bahwa dana bantuan sosial (
bansos ) tidak boleh digunakan untuk membayar utang, menyicil rumah, atau membeli rokok. Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini mengatakan, bansos untuk kebutuhan dasar.
“Yang tidak boleh itu untuk bayar utang, untuk nyicil rumah, atau nyicil apapunlah, untuk judi online, atau judi secara umum, untuk membeli rokok, itu tidak boleh," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/11/2025).
Dia menuturkan, bansos itu hanya boleh digunakan sesuai sesuai dengan peruntukannya. Misalnya saja untuk keperluan anak-anak sekolah, untuk asupan ibu hamil, untuk asupan bayi, untuk lansia, hingga untuk penyandang disabilitas.
Baca juga: Penerima Bansos Mundur karena Rumah Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Mensos Buka Suara Dia menambahkan, bansos pun diberikan pada masyarakat yang memenuhi kriteria dengan sasaran desil 1 hingga desil 4. Di antaranya adalah orang tua yang ditinggal anaknya bekerja di luar negeri, penyandang disabilitas, hingga lansia.
"Bansos itu inklusif, jadi diberikan pada mereka yang memang memenuhi kriteria, khususnya sekarang ini karena di dalam DTSEN sudah ada desil 1 sampai 10, yang menjadi sasaran sekarang adalah desil 1 sampai desil 4, siapapun, selama memenuhi kriteria sebagaimana mereka berada di desil 1 sampai 4 akan diberikan Bansos," tuturnya.
"Oh iya jelas dong, misalnya ada orang tuanya yang ditinggal (keluarganya bekerja di luar negeri atau pekerja migran) ya itu dapat, lansia, penyandang disabilitas, itu menjadi mereka yang memenuhi kriteria untuk menerima Bansos, termasuk lansia telantar ya," pungkasnya.
(rca)