floating-AHY Pastikan Negara...
AHY Pastikan Negara Hadir Tangani Utang Whoosh Rp1,63 Triliun
AHY Pastikan Negara...
AHY Pastikan Negara Hadir Tangani Utang Whoosh Rp1,63 Triliun
Senin, 03 November 2025 - 20:44 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan, negara hadir dan seluruh kementerian terkait kini terlibat mencari solusi restrukturisasi utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ( Whoosh ). Hal itu disampaikan Menko AHY usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan hari ini.

“Nah, terkait dengan kereta, kami juga tentunya membahas bagaimana kereta cepat yang selama ini juga atau beberapa waktu terakhir ini menjadi hangat diperbincangkan,” kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

Seperti diketahui kereta cepat Whoosh dilaporkan terus merugi sejak beroperasi pada 17 Oktober 2023. Tercatat kerugian Whoosh pada 2024 mencapai Rp4,1 triliun dan terus bertambah hingga semester I tahun 2025 menyentuh angka Rp1,63 triliun berdasarkan laporan keuangan Proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

Baca Juga: KAI Digrogoti Utang Whoosh, Apakah Bisa Selamat?

AHY menegaskan, arahan Presiden jelas yakni persoalan Whoosh menjadi perhatian langsung pemerintah pusat. “Kita pastikan, tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa terkait dengan kereta cepat Jakarta-Bandung, tentu negara pemerintah akan hadir dan kita melibatkan semua pihak,” ujar dia.

Menko AHY mengungkapkan, sebelum bertemu Presiden, ia telah memimpin rapat koordinasi lintas kementerian di kantornya. Pertemuan itu dihadiri Menteri Investasi Roslan Roslani selaku CEO Danantara, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta pejabat dari Kemenko Perekonomian dan Kementerian Keuangan.

“Tadi siang bertempat di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, kami menggelar rapat koordinasi,” ujar AHY.

“Tadi saya mengundang Menteri Investasi yang juga adalah CEO danantara Bapak Rosan Roeslani dan jajarannya, kemudian Menteri Perhubungan Bapak Dudi Perwagandi dan jajarannya, termasuk para pejabat di Kementerian Koordinator Perekonomian dan juga Kementerian Keuangan,” sambungnya.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, seluruh pihak sepakat mencari pola terbaik untuk restrukturisasi pembiayaan Whoosh. “Kami sepakat untuk menghadirkan solusi yang terbaik, yang paling visibel, yang paling baik untuk semua. Semua ingin mengambil peran, mengambil bagian, mengambil bagian dari tanggung jawab untuk melakukan restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung,” tegasnya.

Baca Juga: Potret Modernisasi Perkeretaapian: Kemajuan MRT dan Beban Utang Whoosh Rp116 Triliun

AHY menambahkan, rencana ekspansi jaringan kereta cepat ke wilayah lain akan dilanjutkan setelah skema keuangan Whoosh tuntas. “Dan pada akhirnya kalau itu sudah selesai, kalau itu sudah bisa kita carikan solusi yang terbaik, barulah kita secara bersamaan juga mengembangkan kereta cepat untuk jalur-jalur berikutnya,” jelas dia.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional