PAPUA - Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan
banjir bandang di Kabupaten Nduga, Papua Pengunungan. Upaya pencarian terhadap korban hilang ini pun masih terus dilakukan petugas gabungan hingga hari ini.
"Total korban tersebut sebanyak 23 orang, dengan rincian 15 orang di Distrik Dal dan 8 lainnya di Distrik Yuguru. Bencana tersebut tidak mengakibatkan adanya pengungsian warga," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa (4/11/2025).
Banjir bandang tersebut terjadi pada Sabtu, 1 November 2025 sore setelah hujan intensitas tinggi di kawasan hulu. Abdul menyampaikan warga yang dilaporkan hilang ini diduga hanyut terbawa arus kuat saat menyeberang Sungai Papan.
Baca juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Nduga Papua Pegunungan, 15 Orang Hilang "Wilayah terdampak bencana berada di 2 distrik, yaitu Distrik Dal dan Distrik Yuguru. Daerah di Distrik Dal yang diterjang banjir bandang berlokasi di dua kampung, Kampung Dal dan Kampung Silan," ucapnya.
Diketahui, wilayah Papua Barat Daya berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Serta dapat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 13.20 WIT. Daerah dengan potensi tersebut berada di Kabupaten Raja Ampat dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.
Baca juga: 5 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang di Nagekeo NTT, 3 Dilaporkan Hilang Potensi ini masih dapat berlangsung hingga pukul 14.20 WIT. BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi ancaman bahaya hidrometeorologi basah.
(cip)