JAKARTA - Belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal pembukaan rekrutmen
CPNS 2026, termasuk di
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . Namun, minat masyarakat untuk bergabung sebagai aparatur sipil negara di kementerian strategis ini tetap tinggi.
Kementerian yang saat ini dipimpin oleh Menteri Bahlil Lahadalia tersebut dikenal sebagai salah satu instansi dengan kebutuhan tenaga profesional lintas disiplin ilmu, tidak hanya dari jurusan teknik semata.
Baca juga: 5 Jurusan dengan Peluang Cepat Jadi CPNS, Nomor 1 Paling Banyak Dibutuhkan Pemerintah Kementerian ESDM memiliki struktur organisasi besar dengan delapan unit eselon, yaitu Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Ditjen Ketenagalistrikan (Gatrik), Ditjen Minyak dan Gas Bumi (Migas), Ditjen Mineral dan Batubara (Minerba), Inspektorat Jenderal, Badan Geologi, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM ESDM).
Setiap unit membutuhkan sumber daya manusia dengan keahlian yang beragam untuk mendukung tugas-tugas strategis nasional di bidang energi dan sumber daya mineral.
Berdasarkan rekrutmen CPNS Kementerian ESDM tahun 2024, tercatat ada 794 formasi yang dibuka untuk lulusan dari berbagai jurusan perguruan tinggi berakreditasi. Dari pengalaman rekrutmen sebelumnya, berikut tujuh jurusan yang paling dibutuhkan di Kementerian ESDM dan berpotensi kembali dicari dalam seleksi CPNS mendatang.
Baca juga: Pengumuman Kelulusan Sekolah Kedinasan PTB STMKG 2025 Dirilis, Cek Namamu di Sini 7 Jurusan Paling Dibutuhkan di Kementerian ESDM
1. Hukum
Lulusan Hukum menjadi salah satu yang paling dibutuhkan untuk mendukung fungsi analisis dan penyusunan kebijakan. Pada seleksi 2024 lalu, jurusan ini dibuka untuk posisi analis hukum dan analis anggaran di berbagai unit seperti Ditjen Minerba, Sekretariat Jenderal, hingga Badan Geologi.
2. Ekonomi
Jurusan Ekonomi memiliki peluang luas di Kementerian ESDM. Lulusan ekonomi dapat menduduki posisi strategis seperti analis kebijakan, analis data, analis anggaran, analis pemanfaatan IPTEK, arsiparis, dan penata kelola pertambangan. Formasi ini tersebar di berbagai direktorat dan badan di bawah Kementerian ESDM.
3. Teknik Geodesi
Kementerian ESDM juga banyak membutuhkan tenaga Teknik Geodesi untuk mendukung kegiatan pemetaan, eksplorasi, dan pengelolaan wilayah tambang. Lulusan ini biasanya direkrut sebagai surveyor pemetaan, penyelidik bumi, inspektur tambang, hingga penata kelola pertambangan.
4. Akuntansi
Lulusan Akuntansi berperan penting dalam pengelolaan keuangan dan audit di lingkungan Kementerian ESDM. Posisi yang dibuka antara lain auditor, arsiparis, penata kelola usaha ketenagalistrikan, perencana ahli, dan penata perizinan. Keahlian di bidang akuntansi sangat dibutuhkan untuk mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
5. Teknik Pertambangan
Sebagai kementerian yang erat kaitannya dengan pengelolaan sumber daya mineral, Teknik Pertambangan menjadi jurusan utama yang dibutuhkan. Lulusan ini bisa menempati posisi sebagai inspektur tambang, penyelidik bumi, penguji mutu barang, dan penata kelola pertambangan.
6. Teknik Elektro
Kebutuhan terhadap tenaga ahli Teknik Elektro cukup tinggi, terutama di Ditjen Ketenagalistrikan dan Ditjen EBTKE. Lulusan ini dapat menempati posisi seperti inspektur ketenagalistrikan, analis kebijakan, penata kelola sistem teknologi informasi, hingga penata kelola usaha ketenagalistrikan.
7. Teknik Perminyakan
Jurusan Teknik Perminyakan menjadi tulang punggung dalam sektor minyak dan gas bumi. Di Kementerian ESDM, lulusan ini berpeluang menjadi inspektur panas bumi, analis kebijakan, penyelidik bumi, arsiparis, hingga penata perizinan.
Sejatinya masih banyak
jurusan yang dibutuhkan
Kementerian ESDM karena penerimaan pegawai yang disesuaikan dengan kebutuhan. Demikian sekilas informasi jurusan yang dibutuhkan di Kementerian ESDM. Semoga bermanfaat.
(nnz)