JAKARTA - Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) sebagai solusi permasalahan ketenagakerjaan di tanah air.
Said Iqbal mengatakan rencananya DKBN ini akan setingkat dengan Kementerian. Dalam waktu dekat, ia katakan, Presiden Prabowo akan segera meluncurkan badan baru ini.
"Berdasarkan informasi yang pernah disampaikan dari kalangan Istana, memang diketuai oleh setingkat menteri. Tapi kita belum tahu, itu presiden nanti yang akan memutuskan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Minggu (9/11/2025).
Baca Juga: KSPI: Formula Kenaikan Upah 2026 Masih Belum Berpihak kepada Buruh Lebih lanjut, Said Iqbal mengatakan DKBN rencananya akan terdiri dari unsur Dewan Penasihat dan Dewan Pelaksana. Dewan Penasihat akan diisi sekitar 3 orang dengan salah satu unsur di dalamnya dari kalangan buruh.
Sementara untuk dewan pelaksana akan dikepalai oleh satu orang, dan satu sekretaris. Selain itu di dewan pelaksana sendiri terdiri dari 6 orang anggota, ditambah kepala DKBN dan sekretaris dan yang juga merangkap sebagai anggota.
"Jadi di DKBN ini nanti di badan pelaksana ada 8 orang, di dewan penasihat minimal 3 orang. Semuanya dari unsur serikat buruh, kecuali di badan pelaksana, mungkin ada dari akademisi yang paham dunia usaha dan perburuhan," sambungnya.
Baca Juga: Unjuk Rasa di Gedung DPR, Massa Buruh Bawa Boneka Gurita Raksasa hingga Bendera Palestina Said Iqbal menyebut dalam struktur DKBN ini tidak ada unsur dari pengusaha. Sehingga hanya diisi dari unsur kalangan buruh, hingga akademisi dan para ahli yang membidangi ketenagakerjaan dan makro ekonomi.
"Dalam waktu dekat, 1 atau 2 minggu ke depan mungkin. Tapi semua akan diputuskan Presiden, ini baru usulan, berdasarkan diskusi terbatas oleh Presiden, DPR, dan pimpinan serikat. Apakah keluar keputusan keluar seperti yang diusulkan, semua diputuskan Presiden," pungkasnya.
(nng)