floating-Ben Gvir Bagikan Manisan...
Ben Gvir Bagikan Manisan saat Parlemen Israel Setujui RUU Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina
Ben Gvir Bagikan Manisan...
Ben Gvir Bagikan Manisan saat Parlemen Israel Setujui RUU Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina
Selasa, 11 November 2025 - 18:16 WIB
TEL AVIV - Knesset Israel pada Selasa malam (11/11/2025) menyetujui, dalam pembacaan pertamanya, rancangan undang-undang (RUU) yang memperkenalkan hukuman mati bagi tahanan Palestina. RUU tersebut diusulkan anggota Knesset, Limor Son Har Melech, dan sekarang akan dibawa ke pembahasan komite sebelum pembacaan lebih lanjut.

Rancangan undang-undang yang diajukan Son Har Melech tersebut telah melewati pembacaan pertamanya di majelis umum Knesset dengan mayoritas signifikan, 39 anggota mendukung dan 16 menentang.

Setelah pemungutan suara, Menteri sayap kanan Itamar Ben Gvir membagikan manisan untuk merayakan persetujuan Knesset atas undang-undang yang menjatuhkan hukuman mati kepada tahanan Palestina.

Menurut RUU tersebut, siapa pun yang membunuh warga negara Israel karena permusuhan rasial atau nasional, atau dengan maksud untuk menyakiti Negara Israel dan orang-orang Yahudi di tanah mereka, akan dijatuhi hukuman mati sebagai hukuman tunggal.

Usulan tersebut juga mengubah proses hukum yang berlaku saat ini dengan mengizinkan pengadilan militer untuk menjatuhkan hukuman mati dengan suara mayoritas hakim, alih-alih dengan suara bulat.

Lebih lanjut, setelah vonis mati final dijatuhkan, vonis tersebut tidak dapat diringankan atau dikurangi.

Baca juga: Berapa Kali Israel Melanggar Gencatan Senjata Gaza?
(sya)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!