floating-Cerita Sultan Hassanal...
Cerita Sultan Hassanal Bokiah Terbangkan Tukang Cukur Rambut dari London, Bayar Rp401 Juta Sekali Pangkas
Cerita Sultan Hassanal...
Cerita Sultan Hassanal Bokiah Terbangkan Tukang Cukur Rambut dari London, Bayar Rp401 Juta Sekali Pangkas
Kamis, 13 November 2025 - 07:42 WIB
JAKARTA - Sultan Hassanal Bolkiah, Raja Kerajaan Brunei Darussalam, merupakan salah satu raja terkaya di dunia. Sebuah laporan mengungkap bahwa dia menghabiskan lebih dari USD24.000 (lebih dari Rp401 juta) untuk potong rambut dan tukang cukurnya diterbangkan langsung dari London, Inggris, ke Brunei dengan penerbangan mewah.

Penerbangan dari London ke Brunei sekitar 7.000 mil (11.000 km). Bagi raja dengan kekayaan fantastis, biaya cukur rambut tersebut terbilang murah.

Tapi, bagi kalangan biasa, harga USD24.000 per sekali sesi pangkas rambut, ini pasti merupakan cukur rambut termahal yang pernah ada.

Baca Juga: Menilik Kehidupan Mewah Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Raja Terlama di Dunia yang Masih Hidup

Cerita cukur rambut Sultan Hassanal Bolkiah yang tidak biasa ini terjadi tahun 2009. Kala itu, Flu Babi sedang mewabah. Khawatir tertular, raja kaya itu memastikan tukang cukur yang diterbangkan dari London tidak berbaur dengan penumpang lain di pesawat dan karenanya, dia membayar USD18.000 atau lebih dari Rp301 juta (kurs 1USD=Rp16.736) untuk kabin mewah pribadi bagi si tukang cukur spesial tersebut.

Tukang cukur rambut yang dibayar mahal itu bernama Ken Modestou. Dia mengelola tempat pangkas rambut di Hotel Dorchester di Mayfair, London pusat, dan biasanya mematok harga £30 (Rp659.000) untuk sekali pangkas.

George Kadi, yang bekerja dengan Ken Modestou di Dorchester, mengatakan kepada seorang klien: “Ken telah memotong rambut sultan selama 16 tahun."

“Dia pergi secara teratur, terkadang setiap tiga atau empat minggu. Sultan menerbangkannya dengan kelas utama dengan biaya sekitar USD18.000," ujarnya, seperti dikutip Times Online.

Semuanya sudah ditanggung sang sultan, termasuk hotel dan makanan mewah selama tiga atau empat malam. Menurut Kadi, ini kasusnya, "terus tanda tangan saja, itu saja."

Kadi mengatakan bahwa Sultan Hassanal Bolkiah—yang kekayaannya diperkirakan mencapai USD30 miliar—membayar Ken Modestou dengan amplop tebal berisi uang tunai.

Sultan Hassanal Bolkiah, Raja Kaya dan Terlama yang Masih Hidup



Sultan Hassanal Bolkiah, raja terlama di dunia yang masih hidup, terkenal karena gaya hidupnya yang mewah. Dia tinggal di istana terbesar dengan perkiraan kekayaan bersih sebesar USD30 miliar.

Kediaman utamanya, Istana Nurul Iman, dicatat Guinness World Record sebagai istana hunian terbesar di dunia, dengan luas 200.000 meter persegi. Selesai dibangun pada tahun 1984 dengan total biaya USD1,4 miliar, istana ini memiliki 1.788 kamar, 257 kamar mandi, ruang perjamuan untuk 5.000 tamu, sebuah masjid, garasi untuk 110 mobil, kandang kuda ber-AC untuk 200 kuda polo, dan lima kolam renang.

Kekayaannya yang melimpah, yang sebagian besar berasal dari cadangan minyak dan gas Brunei, juga dapat dilihat melalui koleksi mobil dan pesawatnya.

Mobil dan Pesawat Berlapis Emas



Armada mobilnya, yang diperkirakan bernilai lebih dari USD5 miliar, terdiri dari lebih dari 7.000 kendaraan, termasuk 600 Rolls-Royce, 450 Ferrari, dan 380 Bentley, menurut laporan The Economic Times.

Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya merupakan model langka, seperti Ferrari 456 GT Venice, salah satu dari hanya tujuh yang pernah diproduksi. Dia memiliki Rolls-Royce berlapis emas senilai USD14 juta, menurut Guinness World Records, yang menempatkannya sebagai mobil berlapis emas paling berharga di dunia.

Koleksi pesawat pribadinya mencakup Boeing 747-400 berlapis emas, yang dilaporkan bernilai sekitar USD400 juta, beserta jet dan helikopter Boeing lainnya, seperti Sikorsky S70 dan S76. Sultan Hassanal Bolkiah juga tertarik pada seni, membeli lukisan cat minyak karya seniman Prancis Pierre-Auguste Renoir tahun 1892, Young Girls at the Piano, seharga USD70 juta, menurut laporan Business Insider.

Sang raja memiliki kebun binatang pribadi yang menampilkan harimau Bengal dan beragam burung langka, termasuk elang, flamingo, dan kakatua. Sultan Hassanal Bolkiah dan saudaranya, Pangeran Jefri, dikenal karena menyelenggarakan pesta-pesta bernilai jutaan dolar pada tahun 1980-an dan 1990-an.

Mereka memiliki hotel-hotel mewah di London, Paris, dan New York, serta sebuah kapal pesiar besar dan kapal-kapal mewah lainnya.

Mengutip laporan VnExpress, meskipun kini terkenal karena kemewahannya, Hassanal Bolkiah dulunya lebih rendah hati di masa remajanya. Lahir pada tahun 1946 sebagai salah satu dari 10 anak mantan Sultan Brunei, Omar Ali Saifuddien III, dia menempuh pendidikan awal di Brunei sebelum melanjutkan pendidikan sekolah menengah di The Victoria Institution di Malaysia, menurut profilnya di situs web Kantor Perdana Menteri Brunei.

Dia menjalani pelatihan di Akademi Militer Kerajaan Inggris di Sandhurst antara tahun 1966 hingga 1967, dan merupakan seorang pilot bersertifikat yang dapat menerbangkan pesawat terbang dan helikopter.

Hassanal Bolkiah diangkat menjadi putra mahkota pada tahun 1961, naik takhta pada tahun 1967, dan secara resmi dinobatkan sebagai Sultan Brunei ke-29 pada tahun 1968. Dia juga menjabat sebagai perdana menteri dan menteri pertahanan, keuangan dan ekonomi, serta urusan luar negeri.

Setelah wafatnya Ratu Kerajaan Inggris Elizabeth II pada tahun 2022, Sultan Hassanal Bolkiah tercatat sebagai raja dengan masa pemerintahan terlama yang masih hidup.

Kehidupan pribadi Sultan Hassanal Bolkiah juga menarik perhatian publik, terutama perseteruannya dengan saudaranya. Ketegangan muncul di antara keduanya akibat pengeluaran Pangeran Jefri yang selangit dan tuduhan bahwa dia memelihara kelompok wanita bayaran yang terdiri dari sekitar 40 perempuan.

Pemerintah Brunei, yang mewakili sultan, menuduh Pangeran Jefri menyalahgunakan dana negara sekitar USD40 miliar, yang memicu salah satu skandal kerajaan paling terkenal di Asia, menurut laporan The Independent.

Sultan Bolkiah telah menikah tiga kali, dengan istri pertamanya, Pengiran Anak Saleha, juga merupakan sepupunya, sebagaimana dilaporkan oleh India Today. Karena poligami diizinkan di Brunei, Saleha tetap menjabat sebagai Permaisuri, meskipun Sultan menikahi dan kemudian menceraikan dua perempuan lain—seorang pramugari dan seorang presenter televisi.

Generasi muda keluarga kerajaan Brunei, termasuk 12 anak sultan, terus menjalani gaya hidup mewah dan memamerkan kekayaan mereka yang melimpah. Tiga dari empat putra sultan telah merayakan pernikahan mereka dengan upacara mewah yang diadakan di Brunei.

Pernikahan terbaru, pernikahan Pangeran Abdul Mateen, berlangsung Januari lalu. Peristiwa tersebut membuat seluruh negeri terdiam karena menyaksikan pernikahan antara sang pangeran dan seorang rakyat jelata. Pernikahan tersebut berlangsung selama 10 hari dan dihadiri lebih dari 5.000 tamu, termasuk para pemimpin dunia dan bangsawan dari Malaysia, Yordania, dan Bhutan.

"Gaya hidup mereka benar-benar tak terbayangkan bagi sebagian besar umat manusia," kata Michael Auslin, pakar dari Hoover Institution, Universitas Stanford, kepada CNN.

"Sungguh mewah, tak terbayangkan. Bayangkan semua yang bisa Anda bayangkan dalam gaya hidup orang kaya dan terkenal, lalu gandakanlah."
(mas)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Detik-Detik Selebgram...
Detik-Detik Selebgram yang Aniaya Warga Brunei hingga Tewas Dibekuk