Banyak
ayat-ayat Al Quran yang menjelaskan tentang pentingnya
menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga lisan bukan sekadar sopan santun, tapi juga bentuk ketakwaan.
5 Ayat- ayat Al Qur’an tentang Pentingnya Menjaga Lisan:
1. Surat Qaf ayat 18
Ayat ini menerangkan bahwa semua ucapan akan dicatat. Ayat ini jadi pengingat bahwa setiap kata yang diucapkan, baik atau buruk, tidak pernah luput dari catatan malaikat. Ucapan bukan hal ringan dalam pandangan Allah. Bahkan gurauan, umpatan, atau kata-kata kasar yang terlanjur keluar tetap punya konsekuensi. Jadi sebelum berbicara, penting banget untuk berpikir dua kali.
مَا يَلۡفِظُ مِنۡ قَوۡلٍ اِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيۡبٌ عَتِيۡدٌ
"Tiada suatu kata pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." –( QS. Qaf: 18).
2. Surat Al-Hujurat ayat 11
Ayat ini menjelaskan bahwa kita sebagai muslim jangan merendahkan atau mengejek orang lain. Ayat ini sangat relevan dalam pergaulan modern, apalagi di era media sosial. Mengejek, meremehkan, atau menyindir orang lain bisa dilakukan dengan cepat hanya lewat kata-kata. Namun, Allah memperingatkan agar umat tidak menjadikan lisan sebagai alat merendahkan orang lain. Bisa jadi, mereka yang diremehkan justru jauh lebih mulia di sisi Allah. Ayat ini mengajarkan untuk menjaga ucapan dengan penuh empati dan kesadaran.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka ..." – (QS. Al-Hujurat: 11).
Baca juga: 8 Perkara Lisan yang Menyeret Kita ke Neraka, Kaum Muslim Wajib Tahu 3. Surat Al-Isra ayat 53
Allah SWT memerintahkan langsung agar umat Muslim sebagai hamba-Nya selalu berkata yang baik. Bahkan saat sedang marah, kecewa, atau berbeda pendapat, tetap dianjurkan memilih kata yang halus dan bijak. Ucapan yang baik bisa menenangkan suasana, memperbaiki hubungan, dan menjadi pahala. Sebaliknya, kata kasar justru memperkeruh keadaan dan bisa menyulut konflik. Ayat ini mendorongmu untuk menjadikan lisan sebagai sumber kebaikan.
وَقُلْ لِّعِبَادِىۡ يَقُوۡلُوا الَّتِىۡ هِىَ اَحۡسَنُؕ اِنَّ الشَّيۡطٰنَ يَنۡزَغُ بَيۡنَهُمۡؕ اِنَّ الشَّيۡطٰنَ كَانَ لِلۡاِنۡسَانِ عَدُوًّا مُّبِيۡنًا
"Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: ‘Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (kepada sesama manusia)."– (QS. Al-Isra: 53)
4. Surat An-Nur ayat 19
Ayat ini menjelaskan bahaya menyebarkan aib dan fitnah. Ayat ini juga secara tegas memperingatkan tentang akibat menyebarkan fitnah atau membuka aib orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini sering terjadi lewat gosip atau ucapan yang belum tentu benar. Fitnah bisa merusak nama baik seseorang, memecah hubungan, dan menyebarkan kebencian. Al-Qur’an tidak main-main dalam urusan ini. Menjaga lisan berarti juga menjaga kehormatan sesama.
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ ٱلْفَٰحِشَةُ فِى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
"Sesungguhnya orang-orang yang suka menyebarkan tuduhan keji di kalangan orang-orang beriman, mereka akan mendapat azab yang pedih ..." – (QS. An-Nur: 19)
5. Surah Luqman ayat 19
Ayat ini Allah SWT mengingatkan bahwa jangan meninggikan suara dengan sombong. Ayat ini bagian dari nasihat Luqman kepada anaknya, tentang adab berbicara. Suara yang terlalu keras, apalagi dibarengi dengan nada angkuh, mencerminkan kesombongan dan kekasaran hati. Islam mengajarkan kelembutan, termasuk dalam nada bicara. Ucapan yang lembut dan sopan jauh lebih efektif dalam menyampaikan maksud, dan lebih mencerminkan akhlak yang mulia.
وَٱقْصِدْ فِى مَشْيِكَ وَٱغْضُضْ مِن صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنكَرَ ٱلْأَصْوَٰتِ لَصَوْتُ ٱلْحَمِيرِ
"...dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai." – {QS. Luqman: 19).
Al-Qur’an berulang kali mengingatkan bahwa ucapan adalah cerminan hati, dan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Setelah membaca ayat Al-Qur'an tentang pentingnya menjaga lisan, mulai sekarang biasakan untuk berbicara dengan niat baik, penuh empati, dan menghindari perkataan yang menyakiti. Wallahu A'lam
Baca juga: Kumpulan Hadis Tentang Pentingnya Menjaga Lisan (wid)