BILBAO - Momen bersejarah tersaji di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, pada Minggu (17/11/2025) ketika
Timnas Palestina tampil dalam laga persahabatan melawan tim Basque. Pertandingan ini bukan sekadar uji coba, tetapi simbol kuat dukungan internasional terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Timnas Palestina bertanding di tanah Eropa. Lebih dari 50 ribu penonton memenuhi stadion ikonik tersebut, menciptakan atmosfer penuh solidaritas.
Suporter tak henti meneriakkan yel-yel pro-Palestina, mengibarkan ribuan bendera, hingga membentangkan spanduk tuntutan keadilan.
Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat kerumunan penonton menampilkan gambar Suleiman Al-Obeid, mantan kapten Timnas Palestina yang tewas di Gaza saat menunggu bantuan kemanusiaan. Wajah Al-Obeid terpampang besar di tribun, menjadi simbol duka sekaligus perlawanan.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 Dicukur Mali 0-3, Alarm Bahaya Jelang SEA Games 2025 Sebelum laga dimulai, para pemain Palestina masuk ke lapangan dengan mengangkat banner bertuliskan
"Stop the Genocide", menegaskan pesan kemanusiaan di tengah agresi yang terus berlangsung terhadap rakyat mereka.
Selama 90 menit, publik Bilbao berdiri bersama Palestina—bersuara lantang untuk hak hidup damai, bermartabat, dan bebas dari kekerasan. Pertandingan sendiri berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk tim Basque, namun hasil itu tak lebih penting dibanding makna yang lahir dari pertandingan tersebut.
Di tengah kehancuran fasilitas olahraga mereka, ancaman keselamatan pemain, dan berbagai kekejaman yang menimpa masyarakatnya, kehadiran Timnas Palestina di Eropa menjadi bukti ketangguhan luar biasa. Meski kalah di lapangan, mereka memenangkan hati dunia.
Laga di San Mamés pun tercatat sebagai kemenangan simbolik bagi solidaritas global terhadap Palestina menjadi sebuah pesan kuat bahwa perjuangan mereka tidak sendirian.
(sto)