floating-Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2025 Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Nusantara
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2025 Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Nusantara
Senin, 17 November 2025 - 10:23 WIB
JAKARTA - Acaraki Jamu Festival (AJF) 2025 kembali digelar di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, pada Minggu (16/11). Mengambil edisi Hari Pahlawan Nasional, festival ini tidak hanya merayakan kekayaan rasa jamu, tetapi juga menjadi ruang penghormatan bagi para individu yang dinilai berjuang menjaga dan meneruskan warisan budaya Nusantara, terutama sosok Mbok Jamu.

"Melalui AJF 2025 kita dapat terus memperkenalkan dan membudidayakan budaya minum jamu, berlandaskan warisan budaya dengan beragam kreatifitas di era modern, kita ingatkan kembali akan akar budaya kita, itu yang paling penting. Di sini, kita bukan hanya memperlihatkan jamu sebagai minuman kesehatan tradisional, namun juga memperkenalkan pejuang-pejuang yang terlibat didalamnya, yaitu mbok-mbok jamu," ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dalam konferensi pers AJF 2025.

Baca Juga: Acaraki Jamu Festival 2025, Ajak Anak Muda Rawat Warisan Budaya Indonesia

Acara yang merupakan bagian dari rangkaian tahunan Acaraki Jamu Nusantara ini berkomitmen merevitalisasi jamu sebagai simbol gaya hidup sehat, kreatif, dan warisan kebanggaan bangsa. Irene menekankan pentingnya kolaborasi dan budaya gotong royong dalam mendukung kegiatan kreatif masyarakat.

Sementara, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu) Jony Yuwono menjelaskan, tema Hari Pahlawan ini lahir dari keyakinan bahwa setiap individu, termasuk Mbok Jamu yang menjaga nilai-nilai budaya dan memberi manfaat bagi sesama, adalah wujud nyata pahlawan kehidupan.

"Perlu diketahui bahwa menjual jamu gendong di masa sekarang tidaklah mudah, dengan faktor kondisi cuaca yang tidak menentu, udara yang semakin panas dan tekanan hidup dalam keluarga. Kami hadir untuk memberikan semangat dan dukungan agar tetap bertahan dalam setiap situasi dan kondisi," ujar Jony Yuwono.

Ia menambahkan, Mbok Jamu adalah simbol kuat perjuangan tanpa pamrih yang berupaya menguatkan tubuh dan menyembuhkan bangsa melalui warisan alam.

"Kita berharap masyarakat Indonesia dapat meniru semangat mereka, semangat perjuangan mereka untuk kesehatan masyarakat dan keluarganya," tambahnya, terinspirasi oleh kegigihan penjual jamu gendong yang menempuh jarak jauh sambil membawa botol jamu di pundaknya.

AJF 2025 diikuti oleh lebih dari 400 peserta, termasuk warga masyarakat, pelaku usaha, dan Mbok Jamu yang tergabung dalam komunitas Jamu Gendong Lestari. Rangkaian acara utama yang digelar dirancang untuk membangkitkan semangat perjuangan dan kecintaan budaya.

Baca Juga: Tren Minum Jamu Masih Digemari Generasi Muda Kekinian

Kegiatan utama tersebut mencakup Fun Walk 2.5K & Legowo Stations di rute bersejarah, Upacara Pembukaan Pahlawan menggunakan gramofon klasik, dan Heroes Appreciation Stage yang memberikan penghargaan bagi figur inspiratif seperti Mbok Jamu, pengemudi ojek online, dan petugas PPSU.

Selain itu, AJF 2025 juga menggelar peluncuran karya musik “Shadow of The Light” oleh Woro Mustiko yang memadukan orkestra Barat dengan alat musik tradisional dan vokal sinden, serta menyelenggarakan Petisi Aksara Nusantara untuk menghidupkan kembali penggunaan aksara tradisional Indonesia dalam konteks modern.

Melalui sinergi lintas bidang antara kesehatan, seni, pariwisata, dan ekonomi kreatif ini, Acaraki Jamu Festival 2025 berharap jamu tidak cuma sekadar minuman tradisional, melainkan dapat terus beresonansi di ruang publik nasional maupun internasional sebagai warisan Nusantara yang relevan dan membanggakan.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Viralnya Video Perintis...
Viralnya Video Perintis vs Pewaris: Ryu Kintaro Jadi Sorotan Publik
Kepala BPOM Inisiasi...
Kepala BPOM Inisiasi Pengembangan Obat Herbal melalui Kolaborasi WHO IRCH
Inovasi Berbasis Penelitian...
Inovasi Berbasis Penelitian mengenai Jamu Dikembangkan
Tragis, Remaja Putri...
Tragis, Remaja Putri di Palembang Tewas usai Minum Jamu Racikan Kakak Ipar