floating-Keajaiban Ayat Kursi,...
Keajaiban Ayat Kursi, Penghulu Al Quran yang Memiliki 10 Kalimat Istimewa
Keajaiban Ayat Kursi,...
Keajaiban Ayat Kursi, Penghulu Al Quran yang Memiliki 10 Kalimat Istimewa
Rabu, 19 November 2025 - 09:39 WIB
Ayat Kursi merupakan penghulu dari semua ayat-ayat Al-Qur'an , dan ajaibnya dalam ayat ini terdapat 10 kalimat agung yang menyendiri. Inilah yang membuat Ayat ke-255 dari Surat Al-Baqarah ini sangat istimewa di sisi Allah.

Dalam satu riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:

" Surat Al-Baqarah di dalamnya terdapat sebuah ayat, yaitu penghulu semua ayat Al-Qur'an. Tidak sekali-kali ia dibaca di dalam sebuah rumah yang ada setannya, melainkan setan itu pasti keluar darinya, yaitu ayat Kursi." (HR Hakim dalam Kitab Mustadrak)

Ayat Kursi dan Artinya:

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الۡحَـىُّ الۡقَيُّوۡمُۚ  لَا تَاۡخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوۡمٌ‌ؕ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ مَنۡ ذَا الَّذِىۡ يَشۡفَعُ عِنۡدَهٗۤ اِلَّا بِاِذۡنِهٖ‌ؕ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ اَيۡدِيۡهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ‌ۚ وَلَا يُحِيۡطُوۡنَ بِشَىۡءٍ مِّنۡ عِلۡمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ‌‌ۚ وَلَا يَـــُٔوۡدُهٗ حِفۡظُهُمَا ‌ۚ وَ هُوَ الۡعَلِىُّ الۡعَظِيۡمُ


Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar." (QS. Al-Baqarah Ayat 255)

10 Kalimat yang Menyendiri

Jika kita melihat kandungan Ayat Kursi terdapat 10 kalimat agung yang menyendiri. Berikut penjelasan Ibnu Katsir dalam tafsirnya:

1. Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia

Kalimat ini menjadi pembuka Ayat Kursi:

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ


Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia."

Pemberitahuan yang menyatakan bahwa Dialah Tuhan Yang Maha Esa bagi semua makhluk.

2. Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya).

Kalimat kedua sebagai berikut:

الْحَيُّ الْقَيُّومُ


Artinya: "Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)."

Yakni Dia adalah Zat Yang Hidup kekal, tidak mati selama-lamanya, lagi terus-menerus mengurus selain-Nya. Sahabat Umar membacanya qiyamun dengan pengertian bahwa semua makhluk berhajat kepada-Nya, sedangkan Dia Mahakaya dari semua makhluk. Dengan kata lain, segala sesuatu tidak akan berujud tanpa perintah dari-Nya.

3. Tidak Mengantuk dan Tidak Tidur

Allah berfirman:

لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ


Artinya: "Tidak mengantuk dan tidak tidur."

Artinya, Dia tidak pernah terkena kekurangan, tidak lupa, tidak pula lalai terhadap makhluk-Nya. Bahkan Dia mengurus semua jiwa berikut amal perbuatannya, lagi menyaksikan segala sesuatu. Tiada sesuatu pun yang gaib (tidak diketahui) oleh-Nya, tiada suatu perkara yang samar pun yang tidak diketahui-Nya. Di antara kesempurnaan sifat Qayyum-Nya ialah Dia tidak pernah mengantuk dan tidak pernah pula tidur.

Baca juga: 20 Manfaat Membaca Ayat Kursi Beserta Cara Mengamalkanya

4. Kepunyaan-Nya Apa yang di Langit dan di Bumi

Kalimat berikutnya dalam Ayat Kursi yaitu:

لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ


Artinya: "Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi."

Ayat ini memberitakan bahwa semuanya adalah hamba-hamba-Nya, berada dalam kekuasaan-Nya dan di bawah pengaturan dan pemerintahan-Nya. Perihalnya sama dengan makna yang ada dalam ayat lain: "Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri." (QS Maryam: 93-95)

5. Tak Seorang pun yang Dapat Memberi Syafaat Melainkan dengan Seizin-Nya

Allah kemudian berfirman:

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلا بِإِذْنِهِ


Artinya: "Tidak ada seorang pun yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya melainkan dengan seizin-Nya."

Makna ayat ini sama dengan ayat lain: "Dan berapa banyak Malaikat di langit, syafaat mereka sedikit pun tidak berguna kecuali sesudah Allah mengizinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridai-(Nya)." (QS An-Najm: 26)

6. Allah Mengetahui Apa yang di Hadapan mereka dan di Belakang Mereka

Kalimat berikutnya adalah:

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ


Artinya: "Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka."

Ayat ini merupakan dalil yang menunjukkan bahwa pengetahuan Allah meliputi semua yang ada, baik masa lalu, masa sekarang, maupun masa depannya. Dalam ayat lain, Allah mengisahkan Malaikat: "Dan tidaklah kami (Jibril) turun kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nyalah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita, dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa. (QS Maryam: 64)

7. Mereka Tidak Mengetahui Apa-apa dari Ilmu Allah Melainkan Apa yang Dikehendaki-Nya

Kemudian Allah berfirman:

وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلا بِمَا شَاءَ


Arinya: "Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya."

Yakni tidak ada seorang pun yang mengetahui sesuatu dari ilmu Allah kecuali sebatas apa yang Allah beritahukan kepadanya dan apa yang diperlihatkan kepadanya. Akan tetapi, makna ayat ini dapat ditafsirkan bahwa makna yang dimaksud ialah mereka tidak dapat mengetahui sesuatu pun mengenai pengetahuan tentang Zat dan sifat-sifat-Nya melainkan hanya sebatas apa yang diperlihatkan oleh Allah kepadanya.

8. Kursi-Nya Meliputi Langit dan Bumi

Allah berfirman:

وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ


Artinya: "Kursi Allah meliputi langit dan bumi."

Ibnu Abbas mengatakan, yang dimaksud dengan 'Kursi-Nya' ialah ilmu-Nya. Ulama lainnya mengatakan, tempat kedua telapak kaki (kekuasaan-Nya). Ibnu Abbas menceritakan bahwa Nabi pernah ditanya mengenai makna firman-Nya: "Kursi Allah meliputi langit dan bumi." Maka beliau menjawab: "Kursi Allah ialah tempat kedua telapak kaki (kekuasaan-Nya), sedangkan 'Arasy tiada yang dapat menaksir luasnya kecuali hanya Allah sendiri."

Ad-Dahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas, "Seandainya langit dan bumi yang masing-masingnya terdiri atas tujuh lapis dihamparkan, kemudian satu sama lainnya disambungkan, maka semuanya itu bukan apa-apa bila dibandingkan dengan luasnya Kursi, melainkan hanya seperti suatu halqah (sekumpulan manusia) yang berada di tengah-tengah padang pasir."

9. Allah Tidak Merasa Berat Memelihara Keduanya

Berikut Firman Allah:

وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا


Artinya: "Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya."

Maksudnya, tidak memberatkan-Nya dan tidak mengganggu-Nya sama sekali memelihara langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Bahkan hal tersebut mudah dan sangat ringan bagi-Nya.

Dialah yang mengatur semua jiwa beserta semua apa yang diperbuatnya, Dialah yang mengawasi segala sesuatu. Tidak ada sesuatu pun yang terhalang dari-Nya, dan tiada sesuatu pun yang gaib bagi-Nya.

Segala sesuatu seluruhnya hina di hadapan-Nya dalam keadaan tunduk dan patuh bila dibandingkan dengan-Nya, lagi berhajat kepada-Nya, sedangkan Dia Mahakaya lagi Maha Terpuji, Maha melakukan semua yang dikehendaki-Nya, tidak dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang dilakukan-Nya, sedangkan mereka dimintai pertanggungjawaban.

10. Dan Allah Maha Tinggi Lagi Maha Besar

Allah menutup Ayat kursi dengan kalimat ini. Berikut Firman-Nya:

وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ


Artinya: "Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."

Ayat ini sama maknanya dengan firman-Nya:

الْكَبِيرُ الْمُتَعالِ


"Yang Mahabesar lagi Mahatinggi." (QS Ar-Ra'd: 9)

Cara memahami ayat-ayat ini dan hadis-hadis sahih yang semakna dengannya lebih baik memakai metode yang dilakukan oleh ulama Salaf yang saleh yaitu tidak serupa dan tidak mirip dengan apa yang digambarkan dalam teksnya.

Baca juga: Kumpulan Doa Agar yang Masih Melajang Segera Menikah, Cek di Sini!
(wid)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Surat Al Hajj Ayat 37...
Surat Al Hajj Ayat 37 : Rahasia dan Makna Sejati Ibadah Kurban
Mengintip Isi Tulisan...
Mengintip Isi Tulisan Ayat-ayat Al Quran di Kiswah Kakbah