JAKARTA - Di tengah gemuruh bisnis elektronik yang terus berubah, PT LG Electronics Indonesia (LG) merayakan tonggak sejarah 35 tahun keberadaannya dengan event yang menyentuh ranah personal.
Perayaan ini bukan sekadar pesta, melainkan penegasan filosofis: Kolaborasi dan Integrasi Internal adalah fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.
Acara kebersamaan ini menjadi apresiasi bagi lebih dari 6.000 peserta dari lima unit bisnis utama LG—mulai dari pabrik Tangerang dan Cibitung, Pusat R&D, Service Center, hingga tim Marketing & Sales—yang uniknya, turut mengundang keluarga karyawan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan yang tak terlihat.
Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia, memimpin selebrasi ini, menyoroti bahwa sinergi internal telah mengantar transformasi radikal perusahaan.
"Kedua hal inilah yang membawa LG terus bertumbuh selama lebih dari tiga dekade di Indonesia dan kami yakini menjadi kunci bagi pertumbuhan berkelanjutan LG di Indonesia pada masa mendatang," ujar Ha Sang-chul.
Dari Penjual Menjadi Raksasa Integrasi
Perjalanan 35 tahun LG di Indonesia bukan sekadar penambahan angka, melainkan perubahan struktural yang mendalam.
LG berhasil mentransformasi dirinya dari sekadar entitas penjualan menjadi perusahaan elektronik dengan operasi integrasi penuh pada rantai suplai.
Data Infrastruktur Kunci:
• Fasilitas Produksi: Pabrik di Cibitung (Jawa Barat) dan Tangerang (Banten), ditambah satu pusat produksi AC baru berbasis kemitraan strategis.
• Infrastruktur Harian: Memiliki Pusat Riset dan Pengembangan (R&D) domestik, kantor pusat pemasaran, hingga jaringan layanan purna jual yang tersebar luas.
Kelengkapan infrastruktur ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar dan investasi besar LG. President Ha Sang-chul menekankan bahwa perkembangan ini tak lepas dari upaya bersama seluruh karyawan dalam menciptakan lingkungan kerja inklusif dan saling mendukung, sejalan dengan filosofi Life’s Good.
Komitmen Jangka Panjang: Mendukung Prioritas Nasional
Perayaan ini bukan hanya momentum introspeksi ke dalam, tetapi juga proklamasi komitmen ke luar. Pertumbuhan integrasi penuh LG, menurut Ha Sang-chul, memberikan perusahaan daya yang lebih besar untuk berkontribusi pada prioritas nasional, seperti inisiatif Making Indonesia 4.0 dan Industrial Service Roadmap 2025–2045.
Perayaan yang dikemas dalam nuansa keceriaan di lokasi-lokasi ikonik seperti Taman Safari Indonesia, Jakarta Bird Land Ancol, dan Dunia Fantasi Ancol, pada dasarnya adalah penguatan kembali ikatan human capital.
“Dengan tim yang terus semakin besar, kolaborasi dan integrasi telah menjadi bukti nyata yang membawa keberhasilan LG di Indonesia. Berpadu dengan filosofi Life’s Good yang menjiwai arah gerak perusahaan, kami bertekad memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia," pungkas Ha Sang-chul.
LG membuktikan bahwa di era industri modern, kekuatan sebuah korporasi besar tidak hanya diukur dari kinerja keuangan atau volume produksi, melainkan dari soliditas dan semangat kolektif lebih dari 6.000 individu yang siap menjadiagenperubahan.
(dan)