floating-Pertalite Hampir Habis,...
Pertalite Hampir Habis, Pemerintah Tambah Impor BBM 1,4 Juta KL
Pertalite Hampir Habis,...
Pertalite Hampir Habis, Pemerintah Tambah Impor BBM 1,4 Juta KL
Selasa, 25 November 2025 - 07:36 WIB
JAKARTA - Pemerintah resmi menambah impor BBM jenis pertalite sebanyak 1,4 juta kiloliter (KL) untuk memperkuat stok ketahanan BBM menjelang libur natal dan tahun baru atau Nataru 2025/2026 . Selain itu juga dilakukan penambahan impor untuk BBM jenis pertamax turbo.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya menyatakan, penambahan impor BBM ini menyusul adanya kelangkaan BBM di sejumlah daerah karena stok sudah mulai menipis, diperkirakan jumlahnya akan sangat ketat dari stok pada akhir tahun mendatang.

"Kami mendapatkan laporan dari BPH Migas, bahwa akan ada semacam yang namanya relaksasi, jadi BPH Migas akan melakukan penghitungan dan penelusuran terhadap kuota subsidi dari tiap kota dan kabupaten," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senin (24/11/2025).

Baca Juga: Stok BBM SPBU Swasta Masih Kosong, Dirut Pertamina Bilang Begini

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas melaporkan pada tahun ini BBM pertalite dikuotakan sebanyak 31,13 juta kiloliter, hingga akhir tahun diproyeksikan akan terserap sebanyak 90,34%. Sehingga hanya tersisa 9,57% stok yang tersedia.

Sementara untuk bio solar sendiri, prognosa hingga akhir tahun diperkirakan terserap hingga 98,14% dari kuota yang tersedia 18,69 kilo liter. Sehingga stok hingga akhir tahun hanya tersisa 1,86% saja.

"Jadi kalau disampaikan tadi soal fleksibilitas, ini akan bisa menjadi penguatan stok BBM di dalam negeri," lanjutnya.

Baca Juga: Fantastis, Impor BBM Indonesia dari Singapura Setahun Nyaris Tembus Rp189 Triliun

Sementara itu Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menambahkan, tambahan impor BBM sebesar 1,4 juta kiloliter itu untuk memperkuat produksi kilang di dalam negeri. Sehingga stok ketersediaan BBM yang sebelumnya cukup untuk 21 hari, bisa mencapai 22 atau 23 hari.

"Pertamax turbo ada tambahan impor, tapi juga ada tambahan produksi dari kilang, yang produk pertalite juga ada tambahan, karena ini untuk perkuat dari produksi kilang dalam negeri. Volume untuk penambahan pertalite itu kurang lebih 1,4 juta kiloliter," pungkasnya.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan