floating-FIFA Libatkan 4 Negara...
FIFA Libatkan 4 Negara Investigasi Dugaan Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Malaysia
FIFA Libatkan 4 Negara...
FIFA Libatkan 4 Negara Investigasi Dugaan Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Malaysia
Selasa, 25 November 2025 - 11:09 WIB
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali berada di bawah sorotan tajam setelah FIFA melibatkan empat negara lain dalam penelusuran dugaan pemalsuan dokumen pemain naturalisasi. Langkah ini membuat potensi sanksi terhadap FAM semakin berat jika ditemukan pelanggaran.

Dalam perkembangan terbaru, FIFA meminta Brasil, Argentina, Belanda, dan Spanyol melakukan pemeriksaan internal terkait tujuh pemain senior skuad Harimau Malaya yang diduga menggunakan dokumen tidak sesuai prosedur. Rekomendasi ini muncul setelah badan sepak bola dunia tersebut menilai ada indikasi pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti lintas yurisdiksi.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: MU Gagal Tembus 5 Besar, Arsenal Nyaman di Puncak

Mantan Wakil Presiden FAM, Datuk Seri Ridzuan Sheikh Ahmad, menilai keterlibatan empat negara sekaligus dapat menjadi pukulan telak bagi Malaysia. Ia menegaskan bahwa risiko terbesar justru muncul bila hasil investigasi di luar negeri menemukan bukti yang tidak selaras dengan temuan Malaysia.

“Bayangkan jika Malaysia menyatakan tidak ada masalah, tetapi empat negara lain menemukan pelanggaran. Secara perbandingan, posisi kita sudah kalah telak,” ujar Ridzuan, dikutip dari Bharian, Selasa (25/11/2025).

Rekomendasi investigasi multilateral itu tercantum dalam laporan 64 halaman yang dikeluarkan Komite Banding FIFA pada 18 November. Mengingat pemalsuan dokumen resmi termasuk tindak pidana di banyak negara, FIFA juga menyarankan agar proses hukum dibuka bila diperlukan oleh otoritas setempat.

Ridzuan menambahkan bahwa FAM perlu menyiapkan rencana lanjutan, termasuk opsi membawa perkara ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun ia mengingatkan bahwa langkah tersebut bisa menjadi bumerang apabila putusan CAS kembali tidak memihak Malaysia.

“Setiap organisasi bisa melakukan kesalahan, dan kita harus siap menghadapinya. Tidak mungkin melawan FIFA. Jika kasus ini sampai ke CAS dan hasilnya tetap merugikan, konsekuensinya bisa lebih berat,” ujarnya.

Kasus dugaan pemalsuan dokumen ini telah menarik perhatian internasional dan berpotensi memengaruhi reputasi serta masa depan sepak bola Malaysia, baik dari aspek pembinaan maupun aspek regulasi.
(sto)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut