floating-5 Fakta Terbaru Kekejaman...
5 Fakta Terbaru Kekejaman Ayah Tiri Alvaro Kiano, Nomor 3 Bikin Syok
5 Fakta Terbaru Kekejaman...
5 Fakta Terbaru Kekejaman Ayah Tiri Alvaro Kiano, Nomor 3 Bikin Syok
Selasa, 25 November 2025 - 13:01 WIB
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap fakta baru dalam kasus penculikan dan pembunuhan bocah Alvaro Kiano Nugroho (6), yang sempat hilang selama 8 bulan sejak Maret 2025 silam. Usai dibunuh, jenazah bocah asal Pesanggrahan itu ternyata sempat disimpan selama tiga hari di rumah pelaku yang juga ayah tirinya, Alex Islandar (49).

Kekejaman Alex Iskandar terungkap usai ditangkap dan diperiksa penyidik di Polres Metro Jakarta Selatan. Namun, usai aksi sadisnya menculik dan membunuh anak tirinya terbongkar, Alex nekat gantung diri di ruang konseling Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Usai Alvaro Ditemukan Tewas, Polisi Tangkap Ayah Tirinya

Berikut 5 Fakta Baru Kekejaman Ayah Tiri Alvaro Kiano

1. Menculik Alvaro Kiano



Alex Iskandar nekat menculik anak tirinya, Alvaro Kiano di sekitar Masjid Jami Al Muflihun yang ada di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Kamis 6 Maret 2025 silam. Lokasi penculikan tak jauh dari rumah Alvaro Kiano. Polisi menyatakan saat kejadian penculikan, CCTV di lokasi hanya menyimpan data satu hari. Sehingga saat dilaporkan data rekaman CCTV sudah tidak ada.

2. Membunuh Alvaro Kiano



Alex Iskandar geram karena selama diculik anak tirinya, Alvaro Kiano terus menangis. Pada hari ketiga penculikan, pelaku yang menikah dengan ibu korban/Alvari Kioano, nekat membunuh anak tirinya dengan cara dibekap. Motif pelaku melakukan penculikan dan pembunuhan karena dendam dengan ibu korban.

Baca juga: Terungkap, Alvaro Kiano Tewas Dibekap Ayah Tiri saat Diculik

3. Jasad Alvaro Kiano Dibungkus Plastik Hitam

Usai membunuh, Alex kemudian membungkus jasad Alvaro dengan plastik hitam dan ditempatkan di garasi rumahnya. Posisi jasad Alvaro tidak diketahui warga karena tertutup mobil. Jasad Alvaro disimpan pelaku di digarasi selama 3 hari.

4. Mayat Alvaro Kiano Dibuang ke Tenjo Bogor



Setelah tiga hari atau pada 9 Maret 2025, jasad Alvaro Kiano dibawa pelaku menggunakan mobil ke kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Jasad yang dibungkus tas plastik hitam itu akhirnya dibuang ke salah satu daerah di Tenjo.

5. Pelaku Bunuh Diri di Kantor Polisi



Ayah tiri Alvaro telah ditetapkan jadi tersangka, tapi pelaku ini tewas bunuh diri. Alex disebut meninggal bunuh diri di dalam ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan. Alex bunuh diri pada Minggu dini hari, 23 November 2025.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo menyebut ayah tiri pelaku juga sempat bolak-balik survei ke wilayah Tenjo untuk mencari lokasi yang sepi.

“Untuk hasil dari pemeriksaan kami berdasarkan keterangan dari tersangka, bahwa jenazah itu kejadian pada saat pembunuhan tanggal 6 Maret 2025 di rumah di daerah Tangerang,” kata Ardian kepada awak media, dikutip Selasa (25/11/2025).

Setelah membunuh Alvaro pada 6 Maret 2025, Alex tidak langsung menyingkirkan jasad putra tirinya itu. Ardian menjelaskan jenazah disembunyikan di garasi rumah pelaku, tersamarkan oleh posisi sebuah mobil berwarna silver.

“Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, 3 hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan, ada posisi mobil, mobil warna silver, itu di belakang garasi selama 3 hari di situ. Dan itu diakui oleh tersangka. Lalu, pada tanggal 9 Maret 2025, jenazah itu dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo,” ujar Ardian.

Salah satu fakta yang turut diungkap penyidik adalah adanya peran saksi berinisial G, kerabat pelaku. G pernah diminta Alex mengambil plastik hitam yang ternyata berisi jenazah Alvaro. Namun kepada G, pelaku mengaku bungkusan itu hanya bangkai hewan.

“Tapi untuk isinya dia menyatakan bahwa dia tidak tahu dan disampaikan oleh tersangka bahwa isinya bangkai anjing. Mohon maaf. Bangkai anjing, gitu. Tapi dia nggak ngecek lagi,” ucap Ardian.

Ardian menegaskan, penemuan kerangka Alvaro di Kali Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, merupakan hasil kombinasi keterangan saksi dan deteksi anjing pelacak.

“Berkat bantuan dan doa semua, dan dibantu oleh dengan unit K-9 dari Mabes Polri dan juga dari Polda, kita menemukan adanya kerangka manusia yang diduga korban AKN (Alvaro Kiano Nugroho),” ujarnya.

Untuk diketahui, Kapolsek Pesanggrahan, Ajun Komisaris Polisi Seala Syah Alam mengungkapkan, bocah hilang berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Alvaro sebelumnya diketahui hilang di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, selama 8 bulan lamanya.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka