floating-iNews Media Group Ajak...
iNews Media Group Ajak Content Creator Berkolaborasi
iNews Media Group Ajak...
iNews Media Group Ajak Content Creator Berkolaborasi
Rabu, 26 November 2025 - 13:53 WIB
JAKARTA - iNews Media Group tak memandang content creator atau kreator konten sebagai pesaing. Content creator justru diajak kolaborasi di era perkembangan teknologi saat ini.

Hal ini diungkapkan CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo saat menjadi pemateri dalam dialog di iNews Media Group Campus Connect bertajuk Creatorverse di Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, Rabu (26/11/2025).

"Ya, jadi kita tidak melihat content creator itu sebagai pesaing, gitu. Tetapi bagaimana kita bisa kolaborasi bersama," ucap Angela.

Baca Juga: iNews Media Group Gelar ICC di Untar, Ajak Anak Muda Berkolaborasi Bangun Ruang Digital Sehat

Angela mengatakan, iNews Media Group telah banyak berkolaborasi dengan content creator dan membuat intellectual property (IP). Di sisi lain, ia berkata, platform YouTube juga telah menyediakan fitur kolaborasi antar-content creator. "Nah, ini kita mulai gunakan supaya newsroom seperti kita bisa collab dengan content creator," kata Angela.

Angela mengatakan, proses kerja content creator dan media memiliki perbedaan. Cara kerja content creator dinilai lebih cepat lantaran tak banyak proses yang dilakukan dalam mengolah informasi.

"Nah, kalau kita, itu mungkin sedikit lebih lambat, tapi karena dengan digitalisasi tadi, banyak proses telekomunikasi, proses pekerjaan yang sudah kita digitalize juga, maka itu sebetulnya jauh lebih cepat dari yang sebelumnya," ujar Angela.

iNews Media Group Ajak...


Angela mengatakan, ruang redaksi di iNews Media Group telah membuat budaya kerja. Ia berkata, redaksi di iNews Media Group itu harus independen.

"Terus kedua, ada satu mekanisme layering, ya kan. Mulai dari yang bawah reporting sampai ke atas itu kan ada cross dan re-checking terus-menerus, sehingga memastikan bahwa informasi itu kredibel."

Selanjutnya, kata dia, ruang redaksi memiliki mekanisme tanggung jawab untuk mengoreksi berita. Menurutnya, perkembangan teknologi tak mengubah banyak mekanisme proses mengolah berita

"Khususnya news ya. Karena ada tadi, fact checking dan credibility yang harus kita jaga. Dan kita membedakan sangat distinct sekali antara fakta dengan opini," ujar Angela.

Angela mengatakan, fakta adalah fakta. "Kita buat secara berimbang. Dan opini, selalu kalau memang ada pemberitaan-pemberitaan basisnya opini, ya kita clear bahwa itu adalah sebuah opini berdasarkan narasumber tertentu. Jadi itulah basis framework yang kita jaga," pungkasnya.
(zik)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Hadir di Bongkar, Feliciwa...
Hadir di Bongkar, Feliciwa Ungkap Cerita Menarik di Balik Aktivitasnya
Bukan Cuma Cantik, Feliciwa...
Bukan Cuma Cantik, Feliciwa Punya 14 Bebek dan Cerita Tak Terduga
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo dan HT Serahkan Kurban Partai Perindo di Paseban, Tegaskan Keberagaman dan Nilai Keumatan