floating-Dramatis, Dua Prajurit...
Dramatis, Dua Prajurit Kodam 1/BB Hanyut saat Evakuasi Warga Korban Banjir Tapsel
Dramatis, Dua Prajurit...
Dramatis, Dua Prajurit Kodam 1/BB Hanyut saat Evakuasi Warga Korban Banjir Tapsel
Rabu, 26 November 2025 - 16:21 WIB
TAPSEL - Kodam 1/Bukit Barisan mengevakuasi warga terdampak banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Proses evakuasi berlangsung dramatis ketika empat anggota Koramil 01 / Batangtoru dari Kodim 0212 / Tapsel diterjang arus deras hingga dua di antaranya sempat hanyut dan dinyatakan hilang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat banjir tiba-tiba melanda permukiman warga. Ketika para anggota Koramil tengah mengevakuasi masyarakat, debit air mendadak meningkat dan menyeret dua prajurit, yakni Sertu Nelwan Abdi Negara dan Serda Dame Ginting. Situasi makin sulit karena akses jalan di sejumlah titik tertutup longsor.

Tim gabungan segera melakukan pencarian. Pada pukul 16.35 WIB, Sertu Nelwan ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, Serda Dame Ginting belum ditemukan sehingga upaya penyisiran diperluas hingga ke wilayah sekitar Desa Garoga.

Baca juga: Tragis, Pasutri Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tapanuli Selatan

Pencarian kembali membuahkan hasil pada pukul 19.30 WIB. Serda Dame Ginting ditemukan selamat di rumah warga Desa Batu Horing, Kecamatan Batangtoru. Dia diduga terseret arus beberapa meter sebelum berhasil mencapai tempat lebih tinggi dan kemudian ditolong warga setempat.

Menyikapi situasi tersebut Kodam 1/ BB langsung menggelar apel kesiapsiagaan untuk penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah. Kegiatan berlangsung di Kesdam I/BB, Jalan Gaperta, Helvetia, Medan, Selasa, 25 November 2025.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Tapanuli Selatan, 8 Orang Tewas 58 Luka-luka

Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf. Eko Antony Chandra Lestianto menyampaikan, apel ini untuk memastikan kesiapan personel dan materiil yang akan diberangkatkan guna membantu masyarakat terdampak bencana. Eko juga menginstruksikan seluruh anggota mempersiapkan perlengkapan serta bekal pribadi untuk kebutuhan tugas selama beberapa hari ke depan.

“Seluruh personel yang terlibat akan kembali berkumpul di Makodam I/BB untuk pengecekan akhir sebelum keberangkatan. Rombongan nantinya bergerak secara konvoi, terdiri dari konvoi alat berat dan konvoi pasukan, dengan pengawalan dari Polisi Militer,” katanya, Rabu (26/11/2025).

Satuan yang terlibat dalam pengiriman bantuan tersebut meliputi Kesdam I/BB, Bekangdam I/BB, serta Batalyon Zeni Tempur 1/DD (Yonzipur 1/DD). Sebanyak 300 personel akan diberangkatkan untuk mendukung percepatan penanganan darurat, termasuk evakuasi, pembukaan akses jalan, hingga dukungan kesehatan dan logistik di wilayah terdampak.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, Kakesdam I/BB, Danpomdam I/BB, Wakabekangdam I/BB, Waasops Kasdam I/BB, serta Danyonzipur 1/DD.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust