floating-BNPB: Banjir di Kabupaten...
BNPB: Banjir di Kabupaten Aceh Utara Belum Ada Tanda Surut
BNPB: Banjir di Kabupaten...
BNPB: Banjir di Kabupaten Aceh Utara Belum Ada Tanda Surut
Kamis, 27 November 2025 - 18:23 WIB
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut banjir bandang yang menyasar Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh belum menunjukan tanda-tanda bakal surut. Kondisi ini membuat proses penanganan dan evakuasi warga terhambat.

"Wilayah Kabupaten Aceh Utara hingga saat ini belum menunjukan tanda-tanda surut," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (27/11/2025).

Bencana banjir ini juga membuat layanan kantor pemerintahan lumpuh hingga pemadaman aliran listrik. Hal ini membuat mobilitas petugas BNPB juga terbatas.

Baca juga: Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh Siang Ini, Tak Berpotensi Tsunami

"Kondisi di lapangan masih sangat terbatas ditandai dengan terputusnya jaringan komunikasi dan aliran listrik serta lumpuhnya layanan kantor pemerintahan. Situasi ini berdampak pada lambatnya proses pendataan dan penanganan darurat," ungkap Abdul.

Muhari menjelaskan banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara disebabkan tingginya intensitas hujan yang mulai mengguyur pada 20 November 2025 lalu. Kondisi ini juga diperburuk dengan adanya drainase tersumbat hingga kapasitas saluran air yang tidan memadai. "Sehingga menggenangi permukiman penduduk, fasilitas umum, tambak, lahan pertanian dan akses jalan," jelas dia.

Baca juga: Banjir Bandang di Agam Sumbar, 2 Warga Meninggal dan 1 Hilang

Banjir menyasar di 17 kecamatan di Aceh Utara dengan total 130 gampong terdampak. Sebanyak 2.668 kepala keluarga atau 4.441 jiwa harus terdampak akibat banjir ini.

Adapun total pengungsi mencapai 1.270 kepala keluarga atau 3.507 jiwa. Sementara, 2.668 unit rumah terdiri atas tiga unit rusak berat, 17 unit rusak sedang, dan enam unit rusak ringan yang masih dalam pendataan.

Selain itu, banjir turut mengakibatkan abrasi pada satu ruas jalan utama, merendam sekitar 420 hektare lahan sawah, serta menenggelamkan 571 unit tambak di 15 gampong wilayah Kecamatan Seunuddon.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu