floating-Lebar 2 Meter, Garansi...
Lebar 2 Meter, Garansi 1 Juta Kilometer: Jetour T2 Mengubah Peta Perang SUV di GJAW 2025
Lebar 2 Meter, Garansi...
Lebar 2 Meter, Garansi 1 Juta Kilometer: Jetour T2 Mengubah Peta Perang SUV di GJAW 2025
Jum'at, 28 November 2025 - 16:33 WIB
ICE BSD - Tahun 2025 bukan sekadar pergantian kalender dalam industri otomotif nasional; ia menandai sebuah infleksi geopolitik di atas aspal.

Jika satu dekade silam hegemoni pabrikan Jepang terasa absolut dan tak tergoyahkan, kini narasi tersebut perlahan retak. Pabrikan asal China tak lagi bermain di pinggiran sebagai alternatif "murah meriah", melainkan menusuk langsung ke jantung pasar premium dan gaya hidup (lifestyle).

Di tengah riuh rendah Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jetour T2 muncul sebagai manifestasi paling nyata dari pergeseran ini.

Mengusung siluet boxy (kotak) yang tegas, SUV ini tidak hanya menjual tampang, tetapi membawa proposisi nilai yang mengganggu kenyamanan pemain lama seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport—yang harga varian tertingginya kini telah menembus psikologis Rp700 juta.

Dengan harga perkenalan di bawah Rp 600 juta, Jetour T2 hadir bak "tank" mewah yang siap melindas keraguan pasar.

Hardtop Cage Body dan Dimensi Raksasa

Lebar 2 Meter, Garansi...

Berdiri di hadapan Jetour T2, kesan intimidatif langsung terasa. Mobil ini mengadopsi bahasa desain "Fashionable Off-road", sebuah perkawinan antara elemen retro yang nostalgik dengan sentuhan futuristik yang dingin. Namun, estetika ini bukan sekadar kosmetik.

Struktur intinya dibangun di atas filosofi Hardtop Cage Body. Jetour tidak main-main; 80 persen rangka mobil ini menggunakan baja berkekuatan tinggi (high-strength steel).

Implikasinya serius secara teknis: rigiditas torsional (kekakuan puntir) mencapai 31.000 Nm/derajat. Angka ini menjamin integritas struktur tetap utuh meski mobil melintasi medan penyiksa sasis atau saat salah satu roda menggantung di udara.

Lebar 2 Meter, Garansi...


Dimensinya pun tak kalah impresif untuk kelas harganya. Dengan panjang 4.785 mm, tinggi 1.880 mm, dan wheelbase 2.800 mm, T2 menawarkan kabin yang lapang.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah lebarnya yang mencapai 2.006 mm. Lebar yang melampaui 2 meter ini memberikan road presence yang dominan, membuatnya tampak lebih stabil dan kekar dibanding mayoritas kompetitornya di jalanan Jakarta.

Eksteriornya dilengkapi fungsionalitas pendukung petualangan. Roof rack di atap mampu menahan beban statis hingga 300 kg—ideal untuk pemasangan rooftop tent—sementara kotak penyimpanan samping (side box) dan tangga opsional mempertegas aura penjelajah.

Jantung Pacu dan Sistem Penggerak Cerdas

Lebar 2 Meter, Garansi...

Di balik kap mesinnya yang rata, T2 menyembunyikan dapur pacu yang beringas. Mesin bensin 2.0 liter Turbo GDI dari keluarga Kunpeng Power menjadi andalan. Di atas kertas, mesin ini menyemburkan tenaga 245 PS dan torsi puncak 375 Nm.

Keputusan membawa varian bensin turbo 2.0L adalah langkah berani di negeri yang memuja diesel. Torsinya mungkin kalah "nendang" di putaran bawah dibanding mesin diesel 2.4L atau 2.5L milik kompetitor Jepang, namun Jetour menawarkan horsepower yang jauh lebih tinggi untuk napas panjang di jalan tol.

Tenaga tersebut disalurkan ke empat roda melalui transmisi kopling ganda 7-percepatan (7DCT) besutan Magna.

Keunggulan teknis yang menjadi diferensiasi utama T2 adalah sistem penggerak X-WD (X-Wheel Drive) generasi keenam hasil kolaborasi dengan BorgWarner.

Berbeda dengan sistem 4x4 konvensional yang menuntut pengemudi memindahkan tuas transfer case (2H-4H-4L), X-WD bekerja secara otomatis dan cerdas.

Sistem ini mendistribusikan torsi dalam hitungan milidetik berdasarkan deteksi slip pada roda. Fitur Intelligent Limited-Slip Differential (eLSD) memungkinkannya mengunci tenaga saat menghadapi medan berat.

Pengemudi dimanjakan dengan enam mode berkendara: Eco, Standard, Rock, Sand, Snow, Sport, serta mode "X" yang secara otomatis membaca kondisi jalan.

Bagi konsumen urban Indonesia, ini adalah keseimbangan sempurna: kapabilitas off-road tanpa kerumitan teknis.

Strategi Harga: Menyerang dari Bawah

Lebar 2 Meter, Garansi...

Di sinilah letak strategi disrupsi Jetour. Dalam ajang GJAW 2025, Jetour T2 dibanderol dengan harga pre-booking spesial Rp568.000.000 (untuk 500 konsumen pertama) dan harga normal Rp588.000.000 (OTR Jakarta).

"Secara dimensi dan spesifikasi, kendaraan ini bersaing langsung dengan SUV ladder-frame kelas atas, namun secara harga, ia berada di wilayah compact SUV atau low SUV varian tertinggi," ungkap Reza Arfi, pehobi offroad yang tampak sedang mencermati Jetour T2 di ajang GJAW 2025.

Strategi harga ini didukung oleh perakitan lokal (Completely Knocked Down / CKD), yang menekan biaya bea masuk sekaligus menunjukkan komitmen jangka panjang.

Kompetitor terdekatnya secara konsep, GWM Tank 300, dibanderol mulai Rp 598 juta hingga Rp 658 juta (varian diesel 4x4).

Sementara Suzuki Jimny 5-pintu, yang sering menjadi referensi gaya hidup, dijual di kisaranRp 478-Rp491 juta namun dengan dimensi dan tenaga yang jauh lebih kecil.

Jetour T2 masuk di celah manis: lebih murah dari Tank 300, namun jauh lebih fungsional dan bertenaga dibanding Jimny.

Respons Pasar: 300 Unit dalam Sepekan

Lebar 2 Meter, Garansi...

Strategi ini terbukti jitu. Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, mengungkapkan bahwa hanya dalam satu minggu pameran, T2 telah mencatatkan 300 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

"Per hari ini angkanya sudah mencapai 300 dan akan terus bertambah. Antusiasme konsumen menunjukkan bahwa T2 memiliki daya tarik besar sebagai SUV tangguh yang menjawab kebutuhan masyarakat modern," ujar Michael di ICE BSD, Kamis (28/11/2025).

Menariknya, pesanan tak hanya datang dari ritel, tetapi juga segmen fleet perusahaan tambang yang membutuhkan kendaraan operasional tangguh.

Namun, konsumen harus sedikit bersabar. Michael memastikan pengiriman perdana baru akan dilakukan pada pekan ketiga Januari 2026.

Alasannya teknis dan krusial: Jetour sedang menginstalasi peralatan uji (tooling) khusus untuk sistem AWD di pabrik perakitannya pada akhir Desember 2025. "Kami harus memastikan Quality Control (QC) untuk sistem 4x4 ini sempurna sebelum unit sampai ke tangan konsumen," tegasnya.

Filosofi Travel+ dan Jaminan Purna Jual

Lebar 2 Meter, Garansi...

Jetour tidak hanya menjual besi dan mesin, mereka menjual ekosistem melalui filosofi Travel+.

Ini diterjemahkan dalam ekspansi jaringan dealer yang agresif. Saat ini, 22 showroom telah beroperasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, hingga Makassar.

Targetnya, tahun depan akan ada 40 jaringan 4S (Sales, Service, Spare parts, Survey) yang siap melayani.

Untuk menepis keraguan soal durabilitas mobil China, Jetour memberikan jaminan yang nyaris tidak masuk akal:

Garansi Kendaraan: 6 tahun (tanpa batasan kilometer).

Garansi Mesin: 10 tahun atau 1.000.000 kilometer.

Servis Gratis: 3 tahun (jasa dan suku cadang).

Layanan aftersales ini juga mencakup dukungan mekanik yang siap jemput bola jika konsumen mengalami kendala di medan off-road, dikoordinasikan melalui jaringan dealer terdekat.

Sebuah Titik Balik

Kehadiran Jetour T2 di Indonesia adalah sinyal bahwa era SUV boxy yang canggih, tangguh, dan terjangkau telah tiba.

Dengan memadukan performa mesin 2.0 TGDI, kecerdasan sistem X-WD, kekohan bodi baja, dan harga yang sangat kompetitif, Jetour T2 memaksa konsumen Indonesia untuk mendefinisikan ulang apa itu "kemewahan" dan "ketangguhan".

Bagi pabrikan Jepang, ini adalah alarm bahaya. Bagi konsumen, ini adalah kemenangan pilihan. Di tahun 2025, petualangan tidak lagi harus ditebus denganhargaselangit.
(dan)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
SUV Boxy Lagi Naik Daun,...
SUV Boxy Lagi Naik Daun, Jetour T1 Mau Jadi Raja Baru Jalanan Kota
Spesifikasi dan Harga...
Spesifikasi dan Harga Lini SUV Jetour 2026: Dari T2, Dashing, hingga X70 Plus
Monster Kebal Banjir...
Monster Kebal Banjir Jetour T2 Turun Gunung Keliling Mal, Bikin Pengunjung Grand Indonesia Melongo!