MANILA - Menyusul Jepang, Filipina Batalkan 82 Penerbangan Usai AIrbush Umumkan Recall A320
MANILA: Tiga maskapai Filipina membatalkan setidaknya 82 penerbangan mengeluarkan imbauan teknis global yang mewajibkan pesawat Airbush A320 dan A321.
Seperti dilansir dari Xinhua, dalam konferensi pers,Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Giovanni Lopez, mengatakan Filipina segera menangguhkan operasi pesawat Philippine Airlines, Cebu Pacific, dan AirAsia yang terdampak setelah menerima pemberitahuan dari Airbus sekitar pukul 01.00 waktu setempat.
Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) mengatakan 93 pesawat terdampak hingga Sabtu sore, termasuk enam penerbangan internasional dan lima penerbangan domestik yang ditunda.
"Keputusan untuk menangguhkan pesawat tersebut merupakan tindakan pencegahan," kata Lopez, seraya menambahkan bahwa pesawat tersebut dapat kembali beroperasi setelah proses pembaruan perangkat lunak selesai.
Lopez mengatakan beberapa pesawat telah menyelesaikan pembaruan pada Sabtu sore, dan pihak berwenang memperkirakan semua pesawat yang terdampak akan menyelesaikan prosesnya pada hari Minggu.
Airbus sebelumnya menemukan bahwa sinar matahari yang kuat dapat mengganggu komputer kontrol penerbangan. Sebagian besar pesawat diperkirakan akan kembali beroperasi setelah perbaikan perangkat lunak.
Produsen Eropa tersebut mengidentifikasi masalah tersebut setelah melakukan investigasi atas insiden di mana sebuah pesawat yang terbang antara Amerika Serikat dan Meksiko tiba-tiba kehilangan ketinggian pada bulan Oktober.
Lopez meyakinkan para penumpang bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah, dan menekankan bahwa langkah-langkah sedang diambil sementara maskapai berupaya memulihkan operasi.
(wbs)