SUMUT - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB ) Letjen TNI Suharyanto menanggapi perihal adanya video viral aksi warga
Sibolga yang disebut melakukan penjarahan terhadap minimarket untuk mengambil makanan.
“Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga adanya upaya mengambil logistik. Jadi kami sudah mengecek ke personel kami yang bisa masuk ke sana, itu mereka mengambil bahan makanan,” kata Suharyanto saat konferensi pers bersama Menko PMK, Minggu (30/11/2025).
Baca juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia “Jadi tidak bersifat menjarah, atau merusak, memecahkan kaca dan sebagainya tidak,” sambung dia.
Menurut Suharyanto, warga Sibolga melakukan hal itu lantaran khawatir pasokan makanan semakin menipis. “Dia menjarah bahan makanan. Ya mungkin mereka khawatir, takut karena tertutup dan bahan makanannya terbatas sehingga itu yang dilakukan. Dan ini yang sebagian viral di media sosial,” ujar dia.
Suharyanto menambahkan, penanganan Sibolga mendapatkan kritikan dari masyarakat. Meski demikian, hal tersebut menjadi catatan bagi pihaknya.
Baca juga: BNPB: Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga Masih Terisolir, Banyak Warga Terjebak “Mungkin bapak-ibu sekalian kalau buka Tiktok ada itu saya yang berbicara masalah penjarahan. Sebagian kalau di situ yang suka 10 ribu, 5 rb yang menghujat. Jadi menghujat kami dan menghujat penanganan,” imbuhnya.
“Tapi kami masih optimistis karena yang mendukung masih banyak daripada memberikan koreksi negatif. Tapi itu tentu jadi perhatian kami,” jelas dia.
(cip)