floating-Korps Marinir Dikerahkan...
Korps Marinir Dikerahkan Evakuasi Warga Terjebak di Atap Rumah Akibat Banjir Sumatera
Korps Marinir Dikerahkan...
Korps Marinir Dikerahkan Evakuasi Warga Terjebak di Atap Rumah Akibat Banjir Sumatera
Senin, 01 Desember 2025 - 08:29 WIB
JAKARTA - Korps Marinir dikerahkan untuk membantu penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh. Dengan bantuan perahu karet, prajurit membantu evakuasi warga yang terjebak di atas rumah akibat banjir.

"Ya jadi saat ini dari TNI terutama Angkatan Laut mengirimkan Marinir dengan perahu karetnya sudah bergerak ini saat ini, menolong mereka-mereka yang masih terperangkap di atap-atap rumah ya karena banjirnya cukup deras disertai dan cukup dalam," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025).

Baca juga: TNI AL Kerahkan 5 Helikopter untuk Salurkan Logistik ke Warga Terdampak Banjir Sumatera

Pasca bencana ini, Ali menyampaikan bahwa daerah yang paling parah terdampak bencana berada di Sibolga dan Nias. Banyak akses jalur darat seperti jalan terputus akibat diterjang banjir bandang maupun longsor.

"Yang cukup parah itu di Aceh, kemudian di Sibolga. Ya. Kemudian ada di Nias juga, di Nias ini terputus, sehingga logistik tidak bisa sampai ke Nias," ucapnya.

Di sisi lain, TNI AL pada pagi hari ini memberangkatkan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dari Kolinlamil menuju daerah terdampak. KRI yang membawa bantuan logistik ini akan menempuh perjalanan 3 hari untuk sampai ke wilayah terdampak.

Baca juga: Update Bencana Aceh, Sumut, Sumbar: 442 Orang Meninggal, 402 Masih Hilang

"Jadi pada pagi hari ini serentak kita akan mengirim dari Jakarta tiga KRI ya. Yaitu KRI dr. Soeharso, KRI Semarang, dan KRI Teluk Gilimanuk. Nanti mereka split, ada yang ke Lhokseumawe, kemudian ada yang ke Nias, ada yang ke Sibolga, ke Langsa juga," kata Ali.

"Dan menyusul KRI dr. Radjiman juga nanti dari Surabaya langsung berangkat menuju lokasi di Sibolga dan KRI Sutedi Senoputra saat ini dari Belawan sudah langsung menuju Aceh, Lhokseumawe," sambungnya.

Selain kapal perang, TNI AL juga mengerahkan helikopter untuk mendrop bantuan ke wilayah yang sulit diakses jalur darat. Sebab pasca musibah ini banyak akses jalan yang rusak.

"Kita juga membawa 5 heli, helikopter ya. Ada Heli Panther, mudah-mudahan nanti bisa didukung juga oleh Heli Bell," ujarnya.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust