floating-Penerimaan Bintara PK...
Penerimaan Bintara PK TNI AU 2026 Dibuka, Lulusan SMA-D3 Merapat
Penerimaan Bintara PK...
Penerimaan Bintara PK TNI AU 2026 Dibuka, Lulusan SMA-D3 Merapat
Rabu, 03 Desember 2025 - 16:09 WIB
JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) sedang membuka rekrutmen Bintara PK TNI AU Gelombang 1 Angkatan 57 Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran ini terbuka untuk lulusan SMA dan sederajat hingga D3.

"Haii Airmen...

Telah dibuka penerimaan Bintara PK Pria TNI Angkatan Udara Gelombang I Angkatan 57 Tahun Anggaran 2026.

Inilah saatnya bangkit menjadi Kesatria Langit, penjaga kedaulatan bangsa. Daftar dan verifikasi 1 sampai 31 Desember 2025," demikian pengumuman penerimaan Bintara PK TNI AU 2026 di Instagram @militer.udara, dikutip Rabu (3/12/2025).

Baca juga: Selamat! 25 Pati TNI AU Naik Pangkat

Pendaftaran tahap pertama dilakukan melalui online dengan mengakses website https://diajurit.tni-au.mil.id/ kemudian mengklik menu penerimaan Bintara PK TBI AU Gel 1 Tahun 2026 yang ada di layar.

Alur Pendaftaran Penerimaan Bintara PK TNI AU 2026



Pertama, buat akun baru melalui website diajurit.tni-au.mil.id/register. Masukkan data berupa nama lengkap, email, tanggal lahir, jenis kelamin, jenjang, dan lanud tujuan.

Kedua, lanjutkan login di website diajurit.tni-au.mil.id/login_auth. Login menggunakan username dan password yang sudah diverifikasi melalui email.

Baca juga: 3.650 Prajurit TNI AU Siap Dikirim ke Gaza

Ketiga, lengkapi biodata. Data yang harus diisi meliputi data pribadi, data pendidikan, data orang tua atau wali, serta data penghargaan apabila ada.

Keempat, cetak Kartu Daftar Online. Unduh kartu pendaftaran dalam bentuk PDF kemudian cetak.

Kelima, lakukan daftar ulang ke lanud tujuan. Bawa seluruh persyaratan yang tercantum pada Kartu Daftar Online untuk proses verifikasi lanjutan.

Persyaratan



1. WNI

2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha esa

3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

4. Lulusan D3 berusia maksimal 25 tahun

5. Lulusan SMA/SMK/MA berusia paling rendah 17 tahun 9 bulan dan maksimal 2 tahun

6. Tidak memiliki catatan kriminalitas

7. Sehat jasmani rohani

8. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap

9. Lulus Pendidikan pertama untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit

Persyaratan Khusus



1. Calon Bintara PK Pria bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS

2. Calon Bintara PK pria berijazah D3 dibutuhkan dari program keahlian:

- informatika

- Aeronautika

- Elektronika

- PLLU

- Akuntansi

- Teknik Industri

- Teknik Permintakan

- Teknik Kimia

- Teknik Mesin

- Manajemen

- Kesehatan

Catatan: Lulusan D3 harus melampukan ijazah D3 serta telah memiliki sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga resmi.

3. Calon Bintara PK pria berijazah SMA/MA jurusan IPA/Kurikulum Merdeka dan SMK dengan bidang kejuruan sebagai berikut:

- SMA (IPA/Kurikulum Merdeka)

- MA (IPA/Kuirkulum Merdeka)

- SMK (Teknologi Konstruksi dan Bangunan, Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Energi dan Pertambangan, Teknologi Informasi, Kesehatan dan Pekerjaan Sosial, Bisnis dan Manajemen, Pariwisata)

4. Lampirkan ijazah SD, SMP, SMA/MA/SMK, SKHUN asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi

5. Bintara PK TNI AU Pria gelombang 1 2026 tidak menerima lulusan/ijazah SMA/MA jurusan IPS

6. Pada penyediaan calon Bintara PK Pria gelombang 1 2026 ini ada Panda Khusus untuk calon Bintara PK Pria lulusan SMK Angkasa dengan jurusan Airframe and powerplant, electrical avionics, aircraft electricity, aircraft machining, Teknik computer dan jaringan, rekayasa perangkat lunak, dan Teknik elektronika dari:

- SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Lanud Adi

- SMK Angkasa 1 Jakarta Lanud Halim

- SMK Penerbangan Angkasa Bogor Lanud Ats

- SMK Angkasa 2 Kalijati lanud Sdm

- SMK Penerbangan Angkasa Lanud lwj

- SMK Penerbangan Angkasa Lanud Abd

- SMK Angkasa 1 Margahayu lanud Slm

7. Tinggi badan pria 163 cm dan berat badan seimbang

8. Tidak buta warna, tidak mempunyai Riwayat TB Paru aktif, tidak pernah melaksanakan terapi Ortho-K, tidak pascalaparotomy dengan komplikasi, beda refraksi yang diperbolehkan adalah PRK, Lasik, dan relex smile dengan ketentuan:

- batas refraksi sebelum operasi 5 dioptric

- setelah operasi tajam penglihatan menjadi 1.0 atau visus 6/6/ atau koreksi maksimal 0.5 dioptric

9. Persyaratan selengkapnya bisa diakses melalui laman diajurit.tni-au.mil.id.
(nnz)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Tongkat Komando Lanud...
Tongkat Komando Lanud Manuhua Biak Beralih ke Kolonel Rohmat Kusmayadi