floating-Purbaya Ungkap Kabar...
Purbaya Ungkap Kabar Terbaru Soal Utang Whoosh: Permintaannya Banyak Banget
Purbaya Ungkap Kabar...
Purbaya Ungkap Kabar Terbaru Soal Utang Whoosh: Permintaannya Banyak Banget
Rabu, 03 Desember 2025 - 20:39 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dirinya bertemu CEO Danantara, Rosan Roeslani hari ini untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk masa depan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh yang dikelola PT KCIC. Menurut Purbaya, jalan keluar permasalahan utang Whoosh ini masih dalam bentuk diskusi untuk skema pembayaran seperti apa hingga wacana pembayaran seperti apa.

“Dia bahas macam-macam, permintaannya banyak banget ya, Danantara. Tapi kita diskusi, diskusi baik lah. Termasuk KCIC masih akan dicari bentuk yang pas, seperti apa,” ujar Purbaya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/12/2025).

Baca Juga: Danantara Bakal Ajak Purbaya ke China Buat Nego Utang Whoosh

Menurutnya pembahasan teknis terkait KCIC akan dilanjutkan oleh tim teknis dari kedua belah pihak. “Nanti tim teknis dia diskusi dengan tim teknis saya. Ini masih belum clear betul seperti apa. Saya sih belum tahu sampai detail. Tapi gambaran besarnya clear lah kita mau ngapain ke depan,” katanya.

Purbaya juga memastikan bahwa rencana kunjungan ke China kemungkinan besar akan terlaksana, namun masih menunggu kejelasan mengenai pihak yang akan ditemui. “Jadi lah (ke China). Cuman kita belum, saya bilang begini. Saya nggak tahu di China ketemu siapa. China Development apa NDRC-nya,” ujarnya.

“Nanti kalau udah clear ketemu siapa dan skemanya seperti apa, baru kita ke China. Kalau nggak, saya bingung China ketemu siapa, nggak jelas,” imbuh Purbaya.

Baca Juga: Bos KCIC Menghadap Airlangga, Restrukturisasi Utang Whoosh Diserahkan Penuh ke Danantara

Sebelumnya, Rosan menyampaikan bahwa proyek Kereta Cepat Whoosh membutuhkan skema pendanaan baru agar operasional dan ekspansi jangka panjang tetap berkelanjutan. Rosan menjelaskan, bahwa KCIC tengah membahas penyempurnaan struktur pembiayaan, termasuk penataan ulang porsi ekuitas dan utang.

CEO Danantara itu juga menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah terus mencari solusi terbaik agar Whoosh dapat menjadi moda transportasi massal yang efisien dan mandiri secara finansial. Menurutnya, koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan, menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan proyek tersebut.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Obligasi Global Danantara...
Obligasi Global Danantara Laris Manis, Momentum Emas untuk Buy Indonesia