floating-TNI AD Terjunkan 80...
TNI AD Terjunkan 80 Personel Bersihkan RSUD Aceh Tamiang yang Porak Poranda Pascabencana
TNI AD Terjunkan 80...
TNI AD Terjunkan 80 Personel Bersihkan RSUD Aceh Tamiang yang Porak Poranda Pascabencana
Sabtu, 06 Desember 2025 - 16:33 WIB
ACEH - RSUD Aceh Tamiang porak-poranda akibat bencana banjir dan longsor yang melanda pada November 2025 lalu. TNI AD menerjunkan hingga 80 personel untuk membersihkan RSUD yang tertutup lumpur tebal.

Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya menjelaskan pembersihan dimulai pada Kamis, 4 Desember 2025 dengan kekuatan 35 personel. Awalnya, akses menuju RSUD Aceh Tamiang tertutup oleh kendaraan-kendaraan yang terbawa arus banjir, sehingga harus dipindahkan dengan digotong.

"Pembersihan RSUD Tamiang pasca banjir telah dilaksanakan mulai Kamis, 4 Desember 2025 dengan kekuatan 35 orang," kata Subhi Fitra, Sabtu (6/12/2025).

Baca juga: Kisah Pilu Guru di Pidie Jaya Selamatkan Diri ke Atap Rumah, Bertahan Hidup 3 Hari Hanya dengan Air Hujan

Subhi mengatakan permukaan lantai RSUD Tamiang tertutup lumpur dengan ketebalan lumpur 40 cm dan sudah mulai mengeras. Selain itu, kondisi seluruh barang dalam kondisi rusak dan porak-poranda akibat diterjang banjir.

"Hari Jumat, 5 Desember 2025, kekuatan ditambah sebanyak 80 orang untuk pembersihan dan dibantu satu unit kendaraan damkar (pemadam kebakaran)," ucap dia.

Saat ini, masih ada pasien yang dirawat di lantai 2 RSUD Tamiang. Meskipun lantai 2 tak terkena banjir, tapi tidak ada lagi alat medis yang bisa digunakan. "Menurut keterangan dari Kepala RSUD Tamiang, di lantai 2 yang kebetulan tidak terkena banjir, masih ada pasien dirawat hingga pada saat ini, walaupun tidak ada lagi alat medis yang bisa digunakan," ujar Subhi Fitra.

Baca juga: Kunjungi Aceh Tamiang, Wakapolri Pastikan Kebutuhan Logistik Terpenuhi

"Kepala RSUD Tamiang telah menawarkan untuk dilaksanakan evakuasi ke RSU wilayah Medan akan tetapi masih menunggu akses semakin membaik," tambahnya.

Kabupaten Aceh Tamiang jadi salah satu wilayah yang mengalami banjir dan longsor pada akhir November 2025. Akses menuju wilayah itu sempat sulit ditembus, tapi kini pemerintah pusat dan daerah sudah berhasil mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana. BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat terus bergerak menyalurkan bantuan.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania