floating-170 Seniman dan 50 Modifikator...
170 Seniman dan 50 Modifikator Mempertegas Peran Krusial IP
170 Seniman dan 50 Modifikator...
170 Seniman dan 50 Modifikator Mempertegas Peran Krusial IP
Minggu, 07 Desember 2025 - 01:59 WIB
JAKARTA - MaxDecal menggelar pesta kreativitas akbar bertajuk MaxDecal Art Party 2025, pada 6 – 7 Desember 2025 di Jakarta.

Acara ini bukan sekadar pameran konvensional, melainkan platform kolaboratif yang menyatukan 170 Seniman dan 50 Modifikator, yang didukung penuh oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF).

Project Director & RnD MaxDecal, Nofian Hendra, menjelaskan bahwa kolaborasi ini didasari oleh visi dan misi yang sama dengan EKRAF, yaitu memberikan panggung bagi para seniman, modifikator, dan Art Creator untuk menampilkan ide dan karya mereka. MaxDecal sengaja memilih konsep Art Party dibanding pameran biasa sebagai langkah strategis sejalan dengan semangat ekonomi kreatif Indonesia.

“Kami memilih konsep Art Party karena ingin menghadirkan pengalaman baru yang mencerminkan semangat ekonomi kreatif. MaxDecal ingin menciptakan suasana yang lebih menyenangkan dengan menggabungkan otomotif dan seni dalam satu tempat yang sama, sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan daripada pameran pada umumnya,” kata Nofian.

Konsep Art Party ini berfokus pada Build Offline Market, yang bertujuan membangun dan mempertemukan 170 seniman/kreator dan 50 modifikator di ruang fisik yang sama. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang dan memperkuat ekosistem kreatif di dunia offline.

“Di Art Party, kami juga memiliki Art Education, di mana para Art Creator akan mendapatkan kesempatan belajar mulai dari design, handmade, marketing untuk meningkatkan penjualan, dan pemahaman penggunaan mesin dalam membantu mereka meningkatkan kualitas produk,” tambah Nofian.

Nofian menambahkan,IP (Intellectual Property) dalam kolaborasi ini tidak dapat diabaikan. “IP ikut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, baik di dunia seni maupun otomotif. IP melindungi setiap karya dan ide para kreator, sehingga para pelaku industri dapat bertumbuh bersama dan bebas berkarya,” paparnya. Dalam upaya nyata mendukung kreator, EKRAF akan memfasilitasi pendaftaran IP langsung di lokasi acara.

Perhelatan MaxDecal kali ini berfokus pada kendaraan roda dua. “Saat ini, pertumbuhan seni modifikasi motor sangat tinggi di berbagai kalangan dan wilayah, terlihat dari terus meningkatnya minat dan permintaan penggunaan stiker untuk kendaraan roda dua,” jelas Nofian, menghubungkan tren ini dengan Art Party.

Selain fokus kepada seni, MaxDecal tetap menghadirkan elemen otomotif kental melalui Moto Art Show. Dalam Moto Art Show, highlight utamanya adalah peluncuran produk terbaru MaxDecal Xtreme Series dan sesi Live Printing bersama PT. Mulia Mandiri Supply.

Para pelaku industri kreatif dan art creator bisa langsung berkonsultasi, melihat demonstrasi proses dan teknologinya, sekaligus mendapatkan produk printer terbaik yang dapat menghasilkan karya stiker berkualitas.

Di ajang ini, kontes modifikasi motor akan memilih 10 the best kategori yang semuanya berkaitan dengan stiker, menunjukkan betapa krusialnya peran decal dalam modifikasi motor.

MaxDecal Art Party dan Moto Art Show rencananya akan dijadikan event tahunan untuk terus memberikan wadah dan berkolaborasi bersama EKRAF dalam mendukung ekosistem kreatif Indonesia.

Wakil Menteri dan Badan EKRAF Indonesia, Irene Umar, menjelaskan visi besar di balik dukungan pemerintah terhadap acara seperti MaxDecal Art Party 2025. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk membawa sub-sektor custom culture otomotif masuk ke dalam payung Ekonomi Kreatif.

“Kita mau mendorong melampaui normalitas (beyond normality) karena Indonesia punya potensi menjadi pemenang dalam segala custom. Kita punya segalanya, dari mulai budaya, keunikan, hingga keahlian sumber daya manusianya,” ujar Irene Umar, saat berbicara di MaxDecal Art Party 2025.

Ia melihat potensi luar biasa dari sinergi dua sektor besar ini. "Sektor otomotif sangat bersentuhan dengan EKRAF. Kita harus mendorong brand-brand otomotif di Indonesia menampilkan karya seni dari para kreator lokal di pameran-pameran besar,” tambahnya. Seperti kolaborasi sebelumnya MaxDecal dengan Yamaha yang menampilkan karya IP lokal.

Irene Umar berharap para kreator pemilik IP lokal dapat lebih masif dalam mengajak brand-brand otomotif untuk berkolaborasi.

“Bayangkan, Indonesia adalah pasar sepeda motor paling besar di dunia. Kita harus mendorong kolaborasi ini karena konsumen sepeda motor sekarang ingin tampil unik, tidak mau yang biasa-biasa saja, seperti melalui stiker-stiker karya para kreator lokal,” katanya.

Menurutnya, penggabungan dua sektor — otomotif dan seni — yang sama-sama besar, akan menghasilkan dampak yang luar biasa. "Semua harus mendukung, ini yang Bapak Presiden katakan: kita tidak boleh lagi ego sektor."

Mengenai kolaborasi EKRAF dengan MaxDecal, Irene Umar menekankan pentingnya melihat visi the man behind the scene, siapa pendirinya. "Sebelum melihat MaxDecal, saya melihat di belakangnya dulu siapa. Karena IP-nya sebagus apa atau brand-nya sebesar apa pun, semua tergantung manusia penggerak di belakangnya," jelasnya.
(wbs)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Modifikasi Gila! Motor...
Modifikasi Gila! Motor Bermesin Ferrari F355 V8 Diperkenalkan, Segini Kecepatannya
The Body Art Festival...
The Body Art Festival 2026 Pertemukan Seni Tato dan Otomotif
Toyota Milly 86: Harmoni...
Toyota Milly 86: Harmoni Ombak Jepang dan Awan Cirebon yang Mengguncang Osaka
Intip Detail Hiace Mewah...
Intip Detail Hiace Mewah Milik Sultan Andara Raffi Ahmad: Lantai Marmer hingga Sofabed
Menakar Cuan di Balik...
Menakar Cuan di Balik Cumi Darat: Strategi Paramount Auto Mengunci Pasar B2B Nasional