floating-Tanggapi Strategi Keamanan...
Tanggapi Strategi Keamanan Trump, China Siap Pertahankan Kedaulatan atas Taiwan
Tanggapi Strategi Keamanan...
Tanggapi Strategi Keamanan Trump, China Siap Pertahankan Kedaulatan atas Taiwan
Senin, 08 Desember 2025 - 20:20 WIB
BEIJING - China pada Senin berjanji untuk mempertahankan kedaulatannya dan memperingatkan terhadap "campur tangan eksternal". Itu diungkapkan setelah AS mengumumkan strategi keamanan baru yang bertujuan membangun kekuatan militer untuk mencegah konflik dengan Beijing terkait Taiwan.

Washington memaparkan pendekatannya terhadap salah satu isu diplomatik paling sensitif di dunia dalam Strategi Keamanan Nasional resminya yang dirilis pada hari Jumat.

Dokumen tersebut muncul ketika Beijing pekan lalu mengerahkan sejumlah besar kapal angkatan laut dan penjaga pantai di perairan Asia Timur dalam unjuk kekuatan maritim terbesarnya hingga saat ini.

"Taiwan adalah garis merah pertama yang tidak boleh dilanggar dalam hubungan China-AS, dan China tidak menoleransi campur tangan eksternal," ujar Guo Jiakun, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, kepada wartawan di Beijing ketika ditanya tentang dokumen tersebut, dilansir Al Arabiya.

“Pihak AS harus ... menangani masalah Taiwan dengan sangat bijaksana, dan berhenti menuruti serta mendukung pasukan separatis ‘kemerdekaan Taiwan’ dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan kekerasan atau menolak reunifikasi dengan kekerasan,” ujarnya.

Baca Juga: Perbandingan J-15 China dan F-15 Jepang, Mana yang Lebih Hebat?

Guo menambahkan bahwa China bersedia bekerja sama dengan Washington untuk mendorong hubungan yang stabil sekaligus menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunannya.

China, yang memandang Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk menguasai pulau tersebut. Pemerintah Taiwan menolak klaim kedaulatan Beijing.

Dokumen AS yang baru ini disambut hangat di Taiwan, yang Presidennya, Lai Ching-te, menulis di X pada hari Sabtu: “Sangat menghargai bahwa Strategi Keamanan Nasional AS memprioritaskan pencegahan konflik atas Taiwan.”

Menteri Pertahanan Taiwan Wellington Koo mengatakan kepada wartawan pada hari yang sama bahwa Amerika Serikat masih menganggap menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan sebagai kepentingan inti tertingginya.

"Amerika Serikat dengan giat mendorong agar negara-negara di kawasan Indo-Pasifik bekerja sama untuk membangun bentuk pencegahan kolektif yang efektif," ujarnya.

"Kami di Taiwan juga harus memperkuat kemampuan bela diri kami."

Lai mengatakan Taiwan menargetkan 5 persen dari PDB-nya untuk pertahanan pada tahun 2030 dan bulan lalu mengumumkan tambahan anggaran pertahanan sebesar USD40 miliar yang akan berlaku mulai tahun 2026-2033.
(ahm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone