floating-Sistem Keamanan IPOT...
Sistem Keamanan IPOT Dirancang untuk Tidak Tembus Phishing
Sistem Keamanan IPOT...
Sistem Keamanan IPOT Dirancang untuk Tidak Tembus Phishing
Senin, 08 Desember 2025 - 20:53 WIB
JAKARTA - Industri jasa keuangan dan pasar modal Indonesia menghadapi peningkatan signifikan kasus kejahatan siber , khususnya phishing, social engineering, dan situs palsu yang menyebabkan kerugian finansial nasabah dan investor. Dalam berbagai kasus tersebut, pelaku kejahatan berhasil memperoleh Authentication Credentials nasabah: username, password, PIN, bahkan OTP, tanpa disadari korban.

Puluhan miliar dana investor hilang karena peretasan akun dan phishing, menyisakan kepanikan publik dan pertanyaan kritis mengenai lemahnya standar keamanan yang diterapkan pelaku industri.

Banyak yang tidak menyadari bahwa penyebab utama kerentanan adalah penggunaan Email-OTP, sebuah metode autentikasi yang mudah diakses dari berbagai perangkat, rentan diretas, dan menjadi sasaran utama phishing. Karena alasan inilah bank-bank besar di Indonesia mengadopsi sistem keamanan dengan SIM-OTP , bukan Email-OTP.

Baca Juga: Waspada Phishing!

IPOT mengajak seluruh investor untuk memahami perbedaan besar antara Email-OTP dan SIM-OTP. Email-OTP yang masih digunakan oleh sebagian besar sekuritas lain di Indonesia rawan phishing, rentan pada password reuse, mudah diretas, dan tidak memiliki jejak audit telko.

Berbeda dengan itu, SIM-OTP memiliki jejak audit dari operator seluler, tidak dapat di-forward, tidak dapat dicari di inbox, dan memaksa verifikasi fisik. Oleh karena itu, bank-bank besar di Indonesia menggunakan sistem keamanan SIM-OTP, karena OTP berbasis SIM card memaksa autentikasi fisik yang jauh lebih sulit ditembus.

CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto menyampaikan bahwa keamanan digital merupakan komponen utama stabilitas pasar modal. “Dalam kondisi penetrasi digital yang semakin tinggi, keamanan harus bergerak dari autentikasi berbasis email menuju autentikasi fisik dan device-based. Sistem IPOT dirancang untuk tetap aman bahkan ketika kredensial pengguna bocor. Kami siap mendukung regulator dalam menetapkan standar keamanan baru bagi seluruh pelaku industri.”

Menanggapi kondisi ini, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan komitmennya untuk melindungi aset investor dengan menerapkan sistem keamanan terpadu tiga lapis yang dirancang untuk tetap melindungi akun nasabah bahkan ketika kredensial autentikasi bocor.

Sistem ini terdiri dari SIM-OTP sebagai autentikasi dua faktor (2FA), ASDI (App-Scoped Device Identifier) untuk registrasi perangkat, dan Add Device Approval sebagai kontrol eksplisit penambahan perangkat

Ketiga mekanisme ini dirancang saling melengkapi dan membentuk standar keamanan yang setara, bahkan lebih ketat, dibandingkan perbankan di Indonesia. Dengan arsitektur keamanan ini, sekalipun password nasabah dicuri atau bocor, akun IPOT tetap aman tidak dapat ditembus dan dibuka pihak lain.

Baca Juga: Kejahatan Digital Marak, BI dan Perbankan Tekankan Kewaspadaan

IPOT percaya bahwa keamanan bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi kepercayaan investor. Melalui penerapan sistem keamanan tiga lapis ini, IPOT berharap dapat mendorong peningkatan standar keamanan di industri sekuritas Indonesia, sekaligus mengedukasi investor untuk lebih waspada terhadap ancaman siber.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade dan jutaan investor yang mempercayakan asetnya, IPOT berkomitmen untuk terus menjadi platform investasi yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada perlindungan jangka panjang investor Indonesia.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih