JAKARTA -
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengunjungi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Ia pun menyalurkan langsung bantuan ke sekolah terdampak banjir bandang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama rombongan menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3 jam dari Kabupaten Langkat ke Kabupaten Aceh Tamiang.
Baca juga: Kemendiktisaintek Siapkan Dana Rp71 Miliar Bantuan Biaya Hidup Korban Terdampak Bencana Sumatera Sepanjang perjalanan, yang terlihat adalah rumah yang rusak dan barisan kendaraan tak bertuan dengan berbagai ukuran di kiri kanan jalan. Meski akses jalan utama sudah bisa dilalui, namun kendaraan harus tetap melaju dengan hati-hati karena aspal masih licin dan berlumpur.
Di sana, Mu'ti berdialog dengan sejumlah kepala sekolah mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK. Mu'ti menyemangati dan memotivasi para kepala sekolah dan korban banjir agar tegar menjalani masa pemulihan pasca bencana.
Baca juga: 60 Perguruan Tinggi Terdampak Bencana Sumatera, Keringanan UKT dan Beasiswa Diberikan Di sela-sela dialog, Mendikdasmen menegaskan keberpihakan kementeriannya atas situasi yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumbar, dan Sumut.
Terkait dengan
Ujian Akhir Semester (UAS) yang saat ini sedang berlangsung di berbagai wilayah maka khusus untuk tiga provinsi yang terdampak bencana, Mendikdasmen memberikan solusi keringanan penilaian.
“Mengingat situasi dan kondisi di Kabupaten Aceh Tamiang yang belum memungkinkan melakukan ujian, kami mendorong kepada para guru untuk memberikan penilaian berdasarkan nilai-nilai harian dari para murid. Yang terpenting anak-anak tetap semangat dan memiliki motivasi tinggi untuk belajar," katanya, melalui siaran pers, Rabu (10/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Kemendikdasmen memberikan bantuan moril dan mutu Pendidikan untuk semua jenjang sekolah. Untuk TK diberikan bantuan Rp10 juta, SD Rp15 juta, SMP Rp20 juta, dan SMA/SMK Rp25 juta.
(nnz)