floating-Mensesneg Pastikan Rehabilitasi...
Mensesneg Pastikan Rehabilitasi Bencana Sumatera Dalam Hitungan Bulan
Mensesneg Pastikan Rehabilitasi...
Mensesneg Pastikan Rehabilitasi Bencana Sumatera Dalam Hitungan Bulan
Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:32 WIB
MEDAN - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah akan percepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di tiga daerah Sumatera. Bahkan, pemerintah menargetkan waktu hingga hitungan bulan.

"Mungkin hitungan bulan, ya. Jadi beberapa proses secara paralel dilakukan. Penanganan tanggap darurat dilakukan, kemudian juga sudah mulai dipikirkan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Prasetyo usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsi di Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

Prasetyo menjelaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada fase tanggap darurat, tetapi secara bersamaan telah mulai melakukan pendataan dan perencanaan rehabilitasi. Proses tersebut mencakup penghitungan jumlah rumah warga yang terdampak, baik dengan tingkat kerusakan berat, sedang, maupun ringan.

Baca juga: Momen Haru Prabowo di Pengungsian Langkat, Peluk Ibu-ibu hingga Lap Anak Sakit

“Termasuk menghitung berapa rumah yang terdampak, baik yang skala berat, menengah, maupun skala ringan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipatif terkait kemungkinan relokasi warga. Hal ini dilakukan apabila kondisi wilayah asal tidak memungkinkan lagi untuk dihuni secara aman.

“Kemudian juga sudah kita koordinasikan untuk disiapkan lokasi-lokasi bilamana masyarakat memang secara kondisi tidak memungkinkan kembali ke tempat tinggalnya yang lama, dan berkenan untuk dilakukan relokasi,” jelas Prasetyo.

Baca juga: Mensesneg: Rumah Sakit di Lokasi Bencana Sumatera Mulai Beroperasi

Menurut Prasetyo, koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan untuk mendukung proses tersebut. Dari total 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana, pemerintah telah menginventarisasi berbagai aset tanah yang berpotensi digunakan sebagai lokasi relokasi.

“Pemerintah, kami sudah berkoordinasi. Jadi dari 52 kabupaten/kota yang terdampak, sudah kita inventarisir tanah-tanah negara maupun tanah-tanah yang saat ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak-pihak tertentu, untuk nantinya juga akan dialokasikan sebagai titik-titik relokasi dari saudara-saudara kita yang kemarin terdampak,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai pernyataan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut rehabilitasi bisa memakan waktu hingga lima tahun, Prasetyo menegaskan pemerintah tetap berupaya mempercepat proses pemulihan. “Ya... ya kita berusaha secepatnya. Berusaha secepatnya,” pungkasnya.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah